Lompat ke isi

Nurul Akmal

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

MiNurul Akmal adalah atlet angkat besi Indonesia kelahiran Banda Aceh, 12 Februari 1993, yang akrab disapa Amel. Ia telah mewakili Indonesia di beberapa ajang internasional, termasuk dua Olimpiade (Tokyo 2020 dan Paris 2024), dan memenangkan medali di SEA Games dan Islamic Solidarity Games.

  1. Saya sempat disebut Tyson sama orang kampung dulu karena rambut saya pendek dan sering bermain sama anak laki-laki karena saya tomboy. Saya iya-iya saja, karena saya tidak tahu Tyson itu siapa. Sekarang saya sudah tahu Tyson itu petinju dunia. - Wawancara CNN Indonesia, diunggah pada 5 Agustus 2021.
  2. Saya ini dari nol, tidak ada turunan, tidak tahu apa-apa soal angkat besi. Awalnya takut, nangis karena ternyata latihannya berat. Setiap hari saya telepon ke orang tua, cerita latihannya bagaimana. Saya juga sempat berpikir setelah lulus SMA mau pulang lagi ke kampung, mau sudah saja latihan angkat besinya. Tapi ternyata lama-lama saya nyaman, saya suka dan senang latihan angkat besi. Apalagi saat itu tahun 2010 saya pertama kali naik pesawat ke Yogyakarta ikut Kejuaraan Nasional lalu dapat medali perunggu di kelas +75kg. Setelah itu beberapa prestasi lain saya peroleh. Kemudian saya berpikir lagi, mungkin rezeki saya di sini. Jadi pelan-pelan saya jalani dengan ikhlas sampai saya kuliah. - Wawancara CNN Indonesia, diunggah pada 5 Agustus 2021.
  3. Saya minta maaf karena belum bisa kasih medali, tapi saya coba kasih yang terbaik buat Indonesia. Buat saya sudah seperti mimpi rasanya, karena semua atlet pasti sangat ingin tampil di Olimpiade. Mungkin waktunya belum pas sekarang, padahal kalau dari persiapan saya merasa sudah cukup. Tapi ini juga sejarah, karena Indonesia baru kali ini meloloskan atlet angkat besi di kelas berat. Untuk dapat tiket saja perjuangannya luar biasa. - Wawancara CNN Indonesia, diunggah pada 5 Agustus 2021.
  4. "Karena dilihat ada potensi dan ada kemauan dia dilatih dan dibina di Diklat Tunas Bangsa, seluruh biaya ditanggung Dispora Aceh."[1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Budi saputra, Ferry (03 Agustus 2021). "Kisah Atlet Cewek Angkat Besi Nurul Akmal, Berawal dari Angkat Padi hingga Bisa ke Olimpiade Tokyo 2020". Hai grid. Diakses tanggal 21 Desember 2025.