Lompat ke isi

Neneng Hassanah Yasin

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Neneng Hasanah Yasin adalah Bupati Bekasi yang menjabat dari tahun 2012 hingga ia ditangkap KPK pada 2018. Pada tanggal 15 Oktober 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dirinya sebagai tersangka terkait pengurusan perizinan pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. [1][2]

  1. "Saya berterimakasih kepada ibu saya, yang selalu mendoakan saya sehingga saya dapat kembali memimpin Kabupaten Bekasi,” [3]
  2. "Saya sangat bersyukur dan banyak berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bekasi karena masih percaya kepada kami Neneng-Eka sebagai Bupati dan wakil bupati,"[3]
  3. "Saya juga mengimbau kepada masyarakat dan seluruh pihak perusahaan untuk turut serta membangun Kabupaten Bekasi yang kita cintai ini agar makin bersinar kedepannya."[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Neneng Hassanah Yasin - VIVA". www.viva.co.id. 2018-10-17. Diakses tanggal 2025-12-07.
  2. "Profil Neneng Hassanah Yasin - VIVA". www.viva.co.id. 2018-10-17. Diakses tanggal 2025-12-07.
  3. 3,0 3,1 3,2 Weerakoon, Arosha (2023-11-23). "Mengapa napas saya berbau tidak sedap, dan apa yang dapat saya lakukan?". doi.org. Diakses tanggal 2025-12-07.