Nasaruddin Umar
Tampilan

Nasaruddin Umar (lahir 23 Juni 1959)[1] adalah Menteri Agama RI ke-25 sejak 21 Oktober 2024 pada Kabinet Merah Putih serta Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Menteri Agama Republik Indonesia[2] dari tahun 2011 sampai 2014.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Saya selaku Amirulhaj dan Menteri Agama menyampaikan permohonan maaf[3]- permintaan maaf atas berbagai kendala yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji 1446 Hijriah atau 2025.
- Kalau menunggu orang yang sudah haji baru menjadi petugas, bagaimana caranya kan? Ada polisi kita, ada tentara kita kan juga enggak pernah naik haji. Yang penting buat saya itu adalah mereka menjalankan tugas atau enggak? Apa artinya yang sudah haji tetapi kalau dia urus, bukan petugasnya yang mengurus tapi itu petugasnya diurus.[4]- ia mengatakan tidak etis mengatakan petugas haji nebeng menjalankan haji.
- Jadi guru itu betul-betul perlu melakukan proses pembatinan materi ajarnya dan guru itu mestinya nabi kecil ya harus menjauhi dosa.[5] - Menurutnya, guru sebagai yang mengajarkan sebuah ilmu haruslah memiliki sifat yang suci.
- Bukanlah seorang guru kalau langganan dosa, kumpul kebo melakukan perzinahan, itu gak guru itu.[5]
- Seorang guru itu harus suci di langit, suci di bumi, kalian tidak gampang menjadi seorang guru.[5] \
- Bukan hanya saya sebagai Menteri Agama, saya person juga ya. Semua tindakan-tindakan yang bertentangan dengan moralitas itu adalah harus menjadi musuh bersama.[6] - ia menyebut menciumi anak perempuan di depan umum yang dilakukan Gus Elham tidak sesuai moralitas.
- Jangan sampai kita mencetak lulusan tanpa membaca kebutuhan lapangan kerja.[7] - menurutnya perguruan tinggi perlu memerhatikan lulusannya agar menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja yang tersedia.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Yulianto, Agus (19 November 2017). "Nasaruddin Umar: Perbedaan itu Bukanlah Pembedaan". Republika.
- ↑ ""Ciptakan Suasana Harmonis, Nasaruddin Diangkat Jadi Wakil Menteri "". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-12. Diakses tanggal 2013-10-06.
- ↑ Janati, Firda; Ramadhan, Ardito (11 Juni 2025). "Menag Minta Maaf atas Kendala Ibadah Haji 2025". Kompas. Diakses tanggal 13 Juni 2025.
- ↑ Lestari, Reni (2025-06-15). "Soal Petugas Nebeng Haji, Menag: Yang Penting Menjalankan Tugas". Bisnis.com. Diakses tanggal 2025-06-16.
- ↑ 5,0 5,1 5,2 "Menag: Guru Itu Mestinya 'Nabi Kecil', Harus Jauhi Dosa". kumparan. Diakses tanggal 2025-09-03.
- ↑ Antara. "PBNU hingga Menag Buka Suara soal Gus Elham Cium Anak-anak". detikKalimantan. Diakses tanggal 2025-11-14.
- ↑ Jelank Ramadaniy, Dian Sophya; Wiji Utomo, Yunanto (26 Desember 2025). "Menag: Kampus Jangan Cetak Lulusan Tanpa Baca Lapangan Kerja". Kompas.com. Diakses tanggal 27 Desember 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: