Nahdlatul Ulama
Tampilan

Nahdlatul Ulama atau disingkat NU adalah organisasi Islam yang pernah menjadi partai politik di Indonesia.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Sejatinya kiai-nyai, pendakwah secara umum juga merupakan guru yang sudah sepantasnya digugu dan ditiru.[1] Ketua PBNU Alissa Wahid mengkritisi tindakan Gus Elham (mencium anak perempuan) karena tidak mencerminkan akhlakulkarimah dan bertentangan dengan ajaran Islam.
- Menjaga lingkungan itu juga maslahat. Tetapi juga ada dampak negatifnya karena menjaga lingkungan. Menjaga lingkungan yang terlalu ekstrem sehingga tidak membolehkan sama sekali mining, itu menurut saya tidak fair.[2] - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar mengatakan, menjaga lingkungan yang terlalu ekstrem juga memiliki dampak negatif.
- Dakwah macam apa kalau seperti itu kelakuannya itu ya. Masa anak kecil dicium-cium begitu, merusak itu.[3] - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menilai tindakan Gus Elham (mencium anak perempuan) tidak sesuai dengan tujuan dakwah sebenarnya. Ia bahkan mengatakan tindakan tersebut dapat merusak.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Antara. "PBNU hingga Menag Buka Suara soal Gus Elham Cium Anak-anak". detikKalimantan. Diakses tanggal 2025-11-14.
- ↑ Nurul Ulya, Fika; Carina, Jessi (13 Juni 2025). "Bicara Tambang, PBNU Sebut Jaga Lingkungan Terlalu Ekstrem Juga Berdampak Negatif". Kompas. Diakses tanggal 14 November 2025.
- ↑ Azmi, Faiq. "Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Gus Elham, Minta Ada Sanksi Hukum". detikKalimantan. Diakses tanggal 2025-11-14.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: