Lompat ke isi

Murasaki shikibu

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Murasaki Shikibu (sekitar 973–1014) adalah novelis, penyair, dan dayang istana Jepang pada periode Heian yang terkenal sebagai penulis :"Hikayat Genji (The Tale Oof Genji)", sering disebut novel pertama di dunia, di tulis sekitar 1000 - 1012.[1]

  • “Percuma saja berbicara dengan orang yang tidak memahami kita, dan merepotkan untuk berbicara dengan orang yang mengkritik dari perasaan superioritas. Terutama orang-orang yang berpikiran sempit sangatlah merepotkan. Hanya sedikit yang mahir dalam banyak bidang, dan kebanyakan berpegang teguh pada pendapat mereka sendiri.”[2]
  • “Kau di sini untuk mengingatkanku pada seseorang yang kurindukan, dan apa yang kau rindukan sendiri? Kita pasti pernah bersama di kehidupan sebelumnya, kau dan aku.”[2]
  • “Tidak ada seni atau pembelajaran yang boleh ditekuni dengan setengah hati... dan seni apa pun yang layak dipelajari pasti akan memberikan imbalan yang lebih atau kurang besar atas usaha yang dilakukan untuk mempelajarinya.”[2]
  • “Wah, kami tidak pernah menyangka ini!” kata mereka semua. “Tidak ada yang menyukainya. Mereka semua bilang dia sok, canggung, sulit didekati, mudah tersinggung, terlalu suka bercerita, angkuh, suka membuat puisi, meremehkan, pemarah, dan menghina. Tapi ketika kau bertemu dengannya, dia anehnya lembut, orang yang sama sekali berbeda!” Betapa memalukannya! Apakah mereka benar-benar menganggapku sebagai orang yang membosankan, ya? Tapi aku adalah aku.”[2]
  • “Jika seperti daun wisteria yang ditembus sinar matahari dengan transparan, kau memberikan hatimu kepadaku, aku tak akan lagi mencurigaimu.”[2]
  • “Mengapa kau berduka dengan sia-sia? Setiap ketidakpastian adalah hasil dari suatu kepastian. Tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang benar-benar perlu diratapi.”[2]
  • “Orang-orang sangat mengagungkan bunga-bunga musim semi dan dedaunan musim gugur, tetapi bagi saya malam seperti ini, dengan bulan purnama yang terang bersinar di atas salju, adalah yang terbaik -- dan tidak ada sedikit pun warna di dalamnya. Saya tidak dapat menggambarkan efeknya pada saya, aneh dan seperti di dunia lain. Saya tidak mengerti orang-orang yang menganggap malam musim dingin itu menakutkan.”[2]
  • “Itu soal penampilan mereka; tetapi karakter mereka—itu jauh lebih sulit. Kita semua punya keunikan masing-masing dan tidak ada seorang pun yang sepenuhnya jahat. Namun, tidak mungkin bagi setiap orang untuk menjadi segalanya sepanjang waktu: menarik, terkendali, cerdas, berkelas, dan dapat dipercaya. Kita semua berbeda dan seringkali sulit untuk mengetahui aspek mana yang harus difokuskan.”[2]
  • “Itu soal penampilan mereka; tetapi karakter mereka—itu jauh lebih sulit. Kita semua punya keunikan masing-masing dan tidak ada seorang pun yang sepenuhnya jahat. Namun, tidak mungkin bagi setiap orang untuk menjadi segalanya sepanjang waktu: menarik, terkendali, cerdas, berkelas, dan dapat dipercaya. Kita semua berbeda dan seringkali sulit untuk mengetahui aspek mana yang harus difokuskan.”[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Listed, No Author (2002-05-01). "Murasaki Shikibu | Harvard Magazine". www.harvardmagazine.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-21.
  2. 2,0 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 2,6 2,7 2,8 "Murasaki Shikibu Quotes (Author of The Tale of Genji)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-21.