Michelle Bachelet
Tampilan

Michelle Bachelet (lahir 29 September 1951) adalah dokter anak dan politikus Chili yang menjadi presiden perempuan terpilih pertama di Chili pada 2006. Ia sebelumnya menjabat sebagai menteri pertahanan, perempuan pertama di Chili dan Amerika Latin yang menduduki posisi tersebut. Ia juga dikenal sebagai presiden pertama yang terpilih tanpa bergantung pada ketenaran suaminya.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "We need to ensure that women’s voices and women leaders are contributing, on an equal basis, to create more equal and just societies in all countries, north and south."
- "Kita perlu memastikan bahwa suara perempuan dan kepemimpinan perempuan berkontribusi secara setara dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara di semua negara, baik di belahan utara maupun selatan."
- "There is no limit to what women can do—from those who support their families in the hardest of circumstances to those who become ministers of health, foreign affairs, or heads of state or government. Women’s strength, women’s industry, women’s wisdom are humankind’s greatest untapped resource."[2]
- "Tidak ada batasan bagi apa yang dapat dilakukan perempuan—mulai dari mereka yang menopang keluarganya dalam kondisi tersulit hingga mereka yang menjadi menteri kesehatan, menteri luar negeri, atau kepala negara maupun pemerintahan. Kekuatan, ketekunan, dan kebijaksanaan perempuan adalah sumber daya terbesar umat manusia yang belum sepenuhnya dimanfaatkan."
- "When women thrive, all of society benefits."
- "Ketika perempuan berkembang dan sejahtera, seluruh masyarakat ikut merasakan manfaatnya.
- "Gender equality will only be reached if we are able to empower women."[3]
- "Kesetaraan gender hanya dapat tercapai jika kita mampu memberdayakan perempuan."
- "We simply can no longer afford to deny the full potential of one half of the population. The world needs to tap into the talent and wisdom of women. Whether the issue is food security, economic recovery, health, or peace and security, the participation of women is needed now more than ever."
- "Kita tidak bisa lagi menutup mata terhadap potensi penuh dari separuh populasi. Dunia perlu memanfaatkan bakat dan kebijaksanaan perempuan. Baik dalam isu ketahanan pangan, pemulihan ekonomi, kesehatan, maupun perdamaian dan keamanan, partisipasi perempuan kini lebih dibutuhkan daripada sebelumnya."
- "Violence against women in all its forms is a human rights violation. It’s not something that any culture, religion or tradition propagates."[4]
- "Kekerasan terhadap perempuan dalam bentuk apa pun merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Hal ini bukanlah sesuatu yang dibenarkan oleh budaya, agama, maupun tradisi mana pun."
- "Empowering women is the single most important way to ensure effective climate action. Women not only have the right to participate in decision-making processes that affect everybody’s lives but have their own specific knowledge of biodiversity and indispensable expertise."[5]
- "Pemberdayaan perempuan adalah cara terpenting untuk memastikan aksi iklim yang efektif. Perempuan tidak hanya memiliki hak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan semua orang, tetapi juga memiliki pengetahuan khusus tentang keanekaragaman hayati serta keahlian yang sangat diperlukan."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Michelle Bachelet Was the First Woman President of Chile". ThoughtCo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ Remarks by Ms. Michelle Bachelet at the Making a Difference for Women Awards Dinner 2011 (dalam bahasa Inggris).
- ↑ Elizabeth (2025-11-03). "100+ Woman Warrior Quotes: Empowering Words for Strength and Courage". AI GIFT Alibaba (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ "Michelle Bachelet Quotes". BrainyQuote (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ "Celebrating women's leadership in climate action | UNDP Climate Change Adaptation". www.adaptation-undp.org (dalam bahasa Inggris). 2023-03-07. Diakses tanggal 2025-12-13.