Meg Josephson
Tampilan
Meg Josephson adalah seorang psikoterapis, pengajar meditasi, dan kreator konten yang dikenal melalui platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Substack. Ia membahas pengalaman manusia yang bersifat universal dengan pendekatan yang mudah dipahami, serta menawarkan refleksi dan wawasan yang bersifat suportif. Pendekatannya berakar pada perspektif trauma, mindfulness, dan welas asih, dengan menggabungkan kerangka klinis Barat dan praktik Buddhis.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "We are still being perceived by other people through the lens of their own inner world, which is made up of their own beliefs, fears and insecurities."
- "Kita tetap dipersepsikan oleh orang lain melalui sudut pandang dunia batin mereka sendiri, yang dibentuk oleh keyakinan, ketakutan, dan rasa tidak aman mereka."
- "I think changing our relationship to healing is part of the healing — of not viewing it as this other expression of perfectionism, but instead allowing it to be slow, allowing it to be subtle, allowing ourselves to meet ourselves where we are right now, and releasing that urgency. That is the healing because we are slowing down."
- "Menurut saya, mengubah cara kita memandang proses penyembuhan merupakan bagian dari penyembuhan itu sendiri—bukan melihatnya sebagai bentuk lain dari perfeksionisme, melainkan membiarkannya berjalan perlahan dan halus, memberi ruang bagi diri kita untuk menerima diri apa adanya saat ini, serta melepaskan rasa tergesa-gesa. Di situlah penyembuhan terjadi, karena kita memperlambat langkah."
- "There are so many ways to connect with people, and because of that there are so many ways to feel forgotten and left behind."
- "Ada begitu banyak cara untuk terhubung dengan orang lain, dan karena itu pula ada begitu banyak cara untuk merasa dilupakan dan tertinggal."
- "The foundation of knowing ourselves is trusting ourselves to navigate discomfort, and to make decisions–whether they’re big or small."[2]
- "Dasar dari mengenal diri sendiri adalah mempercayai diri kita untuk mampu menghadapi ketidaknyamanan dan mengambil keputusan–baik yang besar maupun yang kecil."
- "Many of us learn that we need to be perfect in order to be seen, and creating imperfectly is a great way to break out of that."
- "Banyak dari kita belajar bahwa kita harus sempurna agar bisa dilihat, dan berkarya secara tidak sempurna adalah cara yang baik untuk keluar dari pola pikir tersebut."
- "You don’t need to be for everyone–start by creating what you are drawn to, and the right people will gravitate toward you. Focus less on how it’s performing, and more on how it’s feeling."
- "Kamu tidak perlu cocok untuk semua orang–mulailah dengan menciptakan sesuatu yang benar-benar menarik bagimu, dan orang-orang yang tepat akan datang dengan sendirinya. Kurangi fokus pada bagaimana hasilnya dinilai, dan lebih perhatikan bagaimana perasaanmu saat menjalaninya."
- "Take those risks in small, safe steps. With your creative work, take in small bites of discomfort, so that you can feel uncomfortable and safe at the same time."[3]
- "Ambillah risiko dalam langkah-langkah kecil yang aman. Dalam proses berkarya, terimalah sedikit demi sedikit rasa tidak nyaman, sehingga kamu bisa merasa tidak nyaman namun tetap aman pada saat yang bersamaan."
- "Stories convey emotions, and those emotions are what thread us all together. Our lives, families, circumstances, dreams and fears may look different, but our emotions are human and shared."
- "Cerita menyampaikan emosi, dan emosi itulah yang merajut kita semua. Kehidupan, keluarga, keadaan, mimpi, dan ketakutan kita mungkin berbeda-beda, tetapi emosi kita bersifat manusiawi dan saling dimiliki bersama."
- "Storytelling is such a powerful way to relate to other people, to spark empathy and to feel less alone in emotions that we otherwise can feel quite alone in."[4]
- "Bercerita merupakan cara yang sangat kuat untuk terhubung dengan orang lain, membangkitkan empati, dan membuat kita merasa tidak sendirian dalam emosi-emosi yang sering kali kita rasakan sendiri."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Meg Josephson". www.penguin.co.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-18.
- ↑ DeCanniere, Andrew (2025-10-05). ""Are You Mad at Me?" - In Conversation with author and psychotherapist Meg Josephson". Splash Magazines Worldwide (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-18.
- ↑ "The Fawn Response in Creative Careers: Interview with Meg Josephson". Creative Mentor Network (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-12-18.
- ↑ "Papier book club: 12 questions with Meg Josephson". Papier (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-12-18.