Lompat ke isi

Medina Warda Aulia

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Medina Warda Aulia adalah pemain catur asal Indonesia. Ia telah memegang gelar Master Internasional sejak tahun 2020, dan Grandmaster Wanita sejak tahun 2013. Medina adalah Grandmaster Wanita termuda di Indonesia yang meraih gelar ini saat berusia 16 tahun 2 bulan, dan mengalahkan rekor sebelumnya, Irene Sukandar.[1][2]

  1. "Kalau permainan catur itu ada unsur berpikirnya. Lagipula, kalau dilihat dari manfaatnya, menekuni catur itu lumayan berasa, mengajarkan agar lebih bertanggung jawab saat mengambil keputusan. Kita juga harus memikirkan ke depannya mau seperti apa. Selain itu, setiap satu langkah sudah harus memikirkan langkah selanjutnya seperti apa dan itu terbawa kepada keseharianku. Aku menjadi lebih jeli melihat konsekuensi apa yang harus dihadapi saat mengambil satu keputusan,"[3]
  2. "Pesan saya jangan meninggalkan ibadah saat bermain catur. Jangan malas ibadah karena catur,"[3]
  3. “Jadi, kalau di catur kita harus bikin strategi di setiap langkah-langkahnya. Hal ini mirip dengan kebijakan publik yang harus ada strateginya untuk menyusun kebijakan publik,” [4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Aulia, Medina Warda FIDE Chess Profile". International Chess Federation (FIDE) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-07.
  2. "Medina Warda Aulia - Indonesia Olympic Commitee". nocindonesia.id. Diakses tanggal 2025-12-07.
  3. 3,0 3,1 Diah, Femi. "Heboh UAS Sebut Catur Haram, Grand Master Wanita Buka Suara". detiksport. Diakses tanggal 2025-12-07.
  4. Schoolmedia. "Medina Warda Aulia Mahasiswa FIA UI Juara Catur SEA Games - News Schoolmedia". news.schoolmedia.id (dalam bahasa Indonesian). Diakses tanggal 2025-12-07. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)