Lompat ke isi

Marshanda

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Andriani Marshanda (10 Agustus 1989) adalah aktris dan penyanyi Indonesia yang mulai dikenal melalui sinetron Bidadari, setelah sebelumnya memulai kariernya sebagai penyanyi cilik dan model iklan. Ia membintangi berbagai sinetron populer lainnya, termasuk Kisah Sedih di Hari Minggu, Kisah Kasih di Sekolah, dan Benci Bilang Cinta. Ia merilis album self-titled Marshanda pada 2005.[1]

  • "Tenang saja, keajaiban pasti akan datang. Habiskan dulu waktumu sebanyak-banyaknya untuk membantu orang lain. Keajaiban memiliki jadwalnya sendiri; ia tidak bisa dibuat atau diundang dengan strategi apa pun. Keajaiban memiliki hak dan kebesaran tersendiri. Ketika ia datang, tidak ada yang bisa merusak atau menundanya, bahkan kesibukanmu sekalipun dalam membantu orang lain."
  • "Jika kamu sedang berada di tengah kebuntuan, jika kamu sedang berjuang, ketahuilah bahwa Tuhan berniat baik. Kamu dilindungi oleh Semesta dan Allah, Tuhan yang penuh kasih, untuk kita semua. Kita diberkati. Kita dibimbing. Kita dicintai."[2]
  • "Jika impianmu cukup besar, segala halangan takkan berarti."[3]
  • "Bagaimana kita menyembuhkan diri di masa kini demi masa depan adalah tanggung jawab kita."[4]
  • "Terkadang kamu hanya perlu berhenti 'tumbuh' sejenak dan mulai merasakan amarah, luka, serta semua ketidakadilan yang pernah menimpamu. Kamu tidak akan pernah bisa menjadi pahlawan jika terus berpura-pura kuat dan bijak sepanjang waktu.
  • "Terimalah kerugianmu. Terimalah ketidaksempurnaanmu. Terimalah bagianmu yang paling mengerikan. Hidupmu harus menjadi prioritas. Hanya setelah itu, pintu akan terbuka untuk apa yang disebut tahap 'bergerak maju'."
  • "Menyangkal rasa sakit bukan berarti Anda mengatasinya. Ekspresikanlah. Rasakan. Terimalah itu. Terimalah dirimu, kemenangan maupun kerugianmu. Terimalah dirimu sepenuhnya."[5]
  • "Tidak ada perasaan yang dapat mendefinisikan siapa dirimu; perasaanmu tidak menentukan jati dirimu."[6]
  • "Viral itu bukan pencapaian; viral itu kebetulan, prestasi itu bukan tanda kespesialan. Prestasi itu adalah pemberian, bBukan hal yang kita kejar lalu kita dapat."[7]
  • "Menyangkal rasa sakit tidak berarti kau mengatasinya. Ekspresikan itu. Rasakan. Terima itu. Terima dirimu. Kemenangan dan kerugianmu. Terima dirimu... Sepenuhnya."[8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Marshanda". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-10.
  2. Wanda (2019-11-24). "Awas! Kata-kata Bijak dari 5 Seleb Ini Siap Picu Semangatmu". Nyata Media (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-10.
  3. "1 Kata-kata Bijak dari Marshanda: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-12-10.
  4. Najmia, Najah (2023-07-03). "5 Pesan dari Marshanda Terkait Mencintai dan Menerima Diri". IDN Times. Diakses tanggal 2025-12-10.
  5. Media, Kompas Cyber. Pesan Bijak Marshanda Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia.
  6. Liputan6.com (2024-05-24). "Marshanda: Nggak Ada Orang yang Selalu Sedih dan Selalu Bahagia". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-10. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  7. "Unggahan Menohok Marshanda, Viral itu Bukan Prestasi!". www.cumicumi.com. Diakses tanggal 2025-12-16.
  8. Media, Kompas Cyber. Pesan Bijak Marshanda Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia.