Lompat ke isi

Marissa Meditania

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Marissa Meditania adalah seorang psikolog klinis yang menangani remaja dan dewasa dalam mengatasi berbagai permasalahan psikologis, termasuk kecemasan, depresi, stres, burnout, gangguan kepribadian, OCD, dan fobia. Ia menggunakan berbagai pendekatan terapi, seperti Cognitive Behavioural Therapy (CBT), Rational-Emotive Behavioural Therapy (REBT), Solution-Focused Therapy, dan Exposure Therapy. Ia juga aktif memberikan psikoedukasi melalui seminar dan webinar mengenai isu tempat kerja, pengembangan diri, serta parenting.[1]

  • "Masa pasca-Pemilu justru menjadi periode yang sangat rentan bagi kesehatan mental, karena seluruh lapisan masyarakat dapat terpengaruh, terutama bagi mereka yang menaruh harapan besar pada hasil Pemilu, sehingga emosi bisa meluap tanpa terkendali."[2]
  • "Bagi masyarakat, perdebatan antarpendukung masih terus berlangsung dan kerap berujung pada penyebaran ujaran kebencian. Situasi ini diperparah dengan maraknya pemberitaan negatif serta hoaks. Semua lapisan masyarakat, baik yang terlibat langsung maupun tidak, berpotensi merasakan dampak dari pesta demokrasi ini tanpa terkecuali."[3]
  • "Sebenarnya, quiet quitting sesederhana bekerja secukupnya dan perlahan menarik diri, tanpa benar-benar mengundurkan diri, sehingga seseorang tetap menjaga batasan dalam pekerjaan."
  • "Fenomena quiet quitting muncul terutama karena burnout. Istilah ini juga menjadi populer selama pandemi, ketika batas antara waktu kerja dan kehidupan pribadi menjadi kabur, dan burnout biasanya disebabkan oleh tuntutan atau tekanan dari atasan maupun lingkungan kerja."[4]
  • "Desain ruang kamar mandi yang nyaman dapat medukung mindfulness yang efektif, membantu seseorang mengelola stres."[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Marissa Meditania, M.Psi., Psikolog". ibunda.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  2. "Rayakan Ulang Tahun ke-9, Ibunda.id Siap Bantu Masyarakat Tangani Stress Pasca-Pemilu". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. Liputan6.com (2024-02-23). "Bantu Masyarakat Atasi Stres Pasca-Pemilu, Platform Kesehatan Mental Sediakan Layanan Spesial". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-19. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  4. Septiani, Ayunda. "Pulang Kerja Tenggo? Bisa Jadi Kamu Lagi 'Quiet Quitting'". detikHealth. Diakses tanggal 2025-12-19.
  5. Agency, ANTARA News. "Pakar sebut ada korelasi kamar mandi dengan kesehatan mental". ANTARA News Megapolitan. Diakses tanggal 2025-12-19.