Lompat ke isi

Marianne Williamson

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Marianne Williamson

Marianne Deborah Williamson (lahir 8 Juli 1952) adalah seorang penulis, pemimpin spiritual, politikus dan aktivis Amerika Serikat. Ia telah menulis 13 buku termasuk empat buku berpenjualan terbaik New York Times dalam kategori "Advice, How To, and Miscellaneous"[1][2]

  • Love is what we were born with. Fear is what we learned here.[3]
    • "Cinta adalah bawaan kita sejak lahir. Ketakutan adalah apa yang kita pelajari di sini."
  • The goal of spiritual practice is full recovery, and the only thing you need to recover from is a fractured sense of self.[3]
    • "Tujuan dari praktik spiritual adalah pemulihan penuh, dan satu-satunya hal yang Anda butuhkan untuk pulih adalah rasa diri yang retak."
  • Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us. We ask ourselves, 'Who am I to be brilliant, gorgeous, talented, fabulous?' Actually, who are you not to be? You are a child of God. Your playing small does not serve the world. There is nothing enlightened about shrinking so that other people won't feel insecure around you. We are all meant to shine, as children do. We were born to make manifest the glory of God that is within us. It's not just in some of us; it's in everyone. And as we let our own light shine, we unconsciously give other people permission to do the same. As we are liberated from our own fear, our presence automatically liberates others.[4]
    • "Ketakutan terdalam kita bukanlah bahwa kita tidak mampu. Ketakutan terdalam kita adalah bahwa kita memiliki kekuatan yang tak terkira. Cahaya kitalah, bukan kegelapan kita, yang paling menakutkan kita. Kita bertanya pada diri sendiri, "Siapakah aku ini hingga menjadi brilian, menawan, berbakat, luar biasa?" Sebenarnya, siapakah dirimu yang bukan? Kamu adalah anak Tuhan. Bermain kecilmu tidak melayani dunia. Tidak ada yang tercerahkan tentang menyusut agar orang lain tidak merasa tidak aman di dekatmu. Kita semua ditakdirkan untuk bersinar, seperti halnya anak-anak. Kita dilahirkan untuk mewujudkan kemuliaan Tuhan yang ada di dalam diri kita. Itu bukan hanya pada sebagian dari kita; itu ada pada setiap orang. Dan saat kita membiarkan cahaya kita sendiri bersinar, kita secara tidak sadar memberi orang lain izin untuk melakukan hal yang sama. Saat kita terbebas dari ketakutan kita sendiri, kehadiran kita secara otomatis membebaskan orang lain."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Knapp, Gwenn (2006). "StarBios Report for Marianne Williamson". MOTTASIA Inc. Diarsipkan dari asli tanggal October 18, 2006. Diakses tanggal July 12, 2006.
  2. "Books by Marianne Williamson". Good Reads. Diakses tanggal February 5, 2018.
  3. 3,0 3,1 Fabricius, Anna-Thea (2019-07-31). "My 13 Favorite Marianne Williamson Quotes about Love". Anna-Thea - The Love Card Lady (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-04.
  4. "Inspirational Quotes (76026 quotes)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-04.