Lompat ke isi

Mari Elka Pangestu

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Mari Elka Pangestu sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, masa jabatan 19 Oktober 2011 – 20 Oktober 2014

Mari Elka Pangestu (lahir di Jakarta, 23 Oktober 1956) adalah seorang ekonom, pengambil kebijakan, akademisi asal Indonesia.[1] Mari menjabat sebagai Menteri Perdagangan Indonesia periode 2004-2011, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari tahun 2011-2014.[2] Ia adalah salah satu ekonom ternama Indonesia yang bekerja di berbagai bidang perdagangan internasional, sektor keuangan, ekonomi makro, serta menjadi konsultan organisasi internasional.

  1. Kreatifitas itu penting karena dapat mensejahterakan dan meningkatkan taraf kehidupan. Tapi sangat disayangkan hanya 25% orang yang percaya bahwa kreatifitas dapat menopang hidup mereka. Banyak perusahaan masih mendorong sekedar produktifitas tanpa inovasi. Padahal sektor kreatif adalah sektor yang paling berkembang di dunia [3] - ucap Mari Elka Pangestu pada acara Indonesia Knowledge Forum (2013).
  2. Indonesia membutuhkan diversifikasi sumber kekuatan baru sebagai sumber pembangunan ekonomi dengan tetap mempertahankan konsep pembangunan berkelanjutan.[4]
  3. Pemerintah bisa berperan untuk meningkatkan apresiasi, pengarsipan serta jaminan hak intelektual (HAKI). Ruang publik yang penting seperti gedung kesenian, galeri dan ruang komunitas kreatif harus diciptakan[4] - Mari mengatakan, dengan terjaminnya hak intelektual (HAKI) ide kreatif dan inovasi dapat terus mengalir.
  4. Perkembangan teknologi dan dunia kian terintegrasi telah membuat sistem produksi semakin terfragmentasi. Persaingan kini tidak hanya menuntut harga produksi murah tapi besaran nilai tambah yang ditawarkan.[5]
  5. Dalam pendekatan terbaru ilmu ekonomi mengandalkan modal dan teknologi tidak lagi cukup untuk mempertahankan daya saing dan pertumbuhan ekonomi. Ini juga membutuhkan kreativitas, ide kreatif dan inovatif. Modal ekonomi terbaru telah memasukkan kreativitas sebagai faktor endogen. Implikasinya, pendekatan pembangunan mulai beralih dari berbasis teknologi infomasi dan pengetahuan ke berbasis kreativitas dan inovasi atau dikenal sebagai ekonomi gelombang keempat.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Mari Elka Pangestu | WRI Indonesia". wri-indonesia.org. Diakses tanggal 2025-12-03.
  2. "PROF. DR. MARI ELKA PANGESTU, B.EC., M.EC". Universitas Prasetiya Mulya. Diakses tanggal 2025-12-03.
  3. "Mari Elka Pangestu : Kreatifitas Dapat Meningkatkan Taraf Hidup". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-03.
  4. 4,0 4,1 Media, Kompas Cyber (2015-08-08). Mari Elka Pangestu: Ekonomi Kreatif Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia (dalam bahasa Inggris).
  5. 5,0 5,1 Liputan6.com (2015-08-09). "Mari Pangestu: Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru RI". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-03. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)