Mantra Dayak Maanyan
Mantra Dayak Maanyan adalah mantra yang di ucapkan oleh suku Dayak Maanyan. Dayak Maanyan menggunakan mantra untuk berbagai keperluan hidup, seperti pelindung diri, penawar racun, menyembuhkan orang sakit, menangkap ikan, bercocok tanam, atau untuk keperluan hidup lainnya.[1]
Jenis Mantra Menurut Fungsinya
[sunting | sunting sumber]Mantra Pelindung Diri
[sunting | sunting sumber]Mantra pelindung diri digunakan oleh masyarakat Dayak Maanyan untuk melindungi diri dari kejahatan jin dan gangguan ruh-ruh jahat.
Mina jai na
Jumi na gan
Kame alah, manusia
Mahi nawan aku lagi
Artinya:
Mina Jai na
Jumi na gan
Hantu alah, manusia
Tiada balawan aku lagi
Mantra Penawar Racun
[sunting | sunting sumber]Mantra penawar racun digunakan untuk menjadi penawar racun (ilmu hitam) yang biasanya dilepaskan oleh pemiliknya pada makanan atau minuman di warung makan atau di rumah.
Hung tawar panting serba wangi
Panting tawar serba munut
Seratus bisa seribu sekalian
Tawar mati bisa
Hidup sekalian tawar
(siwui telu kali)
Artinya:
Tepung tawar dilempar serba wangi
Lempar tawar serba menurut
Seratus racun seribu semuanya
Tawar mati racun
Hidup semua tawar
(tiup tiga kali)
Mantra Menangkap Ikan
[sunting | sunting sumber]Mantra pakai mintan berikut ini digunakan untuk menangkap ikan.
Rujut (tarikan kenah) puang maeh
Rungkeng (angkeng) puang maeh
Lanjung (nempat kenah)
Lawang puang maeh
Artinya:
Tarik (tarikan ikan) tidak baik
Tersangkut (sangkut) tidak baik
Bakul (tempat ikan) baik
Tidak dapat tidak baik
Mantra Minta Sesaji
[sunting | sunting sumber]Mantra ini digunakan agar pasien membawakan sesaji.
Iti aku nganak antelui
Baya weah yina
Pakai nurup situa paliharaan naun
Hang juumpun haket
Aku ilaku situa
Kepa kael singkung kayang
Pehe marengen
Mais meus
Hampan na ami
Artinya:
Ini aku meletakkan telur
Dan beras ini
Sebagai ganti hewan buruan
Yang ada di hutan ini
Aku meminta hewan
Yang timpang (cacat)
Buta dan tuli
Kurus kering
Supaya diberikan
Mantra Bercocok Tanam
[sunting | sunting sumber]Mantra ini digunakan untuk bercocok tanam agar tanaman diberkati oleh Tuhan.
WaI bakul
WaI baka
WaI jari
Jari katuluhan
Amuleanku
Artinya:
Wal baku
Wal baka
Wal jari
Jadi sekalian
Tanamanku
Mantra Buang Sial
[sunting | sunting sumber]Aku ngalap ranu amas
Ranu intan, ranu sumur raja
Ranu teka sumur telaga adam
Teka gedung penu
Artinya:
Aku mengambil air emas
Air intan, air dari sumur raja
Air dari sumur telaga adam
Dari sebuah rumah besar
Mantra Penangkal Hujan
[sunting | sunting sumber]Sapak warik!
Sapak marau,
Pantarik ... pakuias
Pidayu karau!
Sapak warik!
Sapak marau,
Pantatarik! Pakaliling
Jari sakumparau
Artinya:
Paha kera!
Paha tupai
Saling menarik ... tidak kena
Menuju dayu karau!
Paha kera!
Paha tupai,
Saling menarik! Berputar
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Noortyani, Rusma; Zulkifli, Jumadi (2017). Antropolinguistik Dalam Mantra Dayak Maanyan Di Kalimantan Selatan (Antropolinguistics in Maanyan Mantras in South Kalimantan). Vol. 7. hlm. 35–49. ISSN 2089-0117.