Lompat ke isi

Maia Estianty

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Maia Estianty

Maia Estianty (lahir 27 Januari 1976) adalah seorang musisi, pemeran, model dan pengusaha berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan salah satu penyanyi dari duo Maia dan sebelumnya dikenal sebagai mantan kibordis dari duo Ratu.

Selain bernyanyi, Maia juga terjun ke dunia komedi dan menjadi salah satu pemeran komedi Extravaganza di Trans TV tetapi kemudian berhenti, lalu melanjutkan berperan di drama sitkom OB di (RCTI) untuk beberapa episode. Selain itu Maia ambil bagian dalam film Tjokroaminoto - Sang Guru Bangsa besutan Garin Nugroho dan Maia juga dipilih menjadi salah satu juri untuk beberapa ajang pencarian bakat.[1]

  • "Kita tidak bisa berharap semua orang suka dan sepaham dengan kita, hiduplah saling menghargai."[2]
  • "Hinaan itu bukan akhir dunia. Yang penting adalah pembuktian di masa depan. Kita tidak akan terlihat baik hanya dengan memenuhi orang lain. Kemuliaan dimiliki oleh mereka yang rendah hati."[3]
  • "Tidak semua orang suka dengan kebahagiaanmu, akan selalu ada yang cemburu dan berusaha menjatuhkanmu jika melihat kamu bahagia."[2]
  • "Di dalam hidup ini, apa yang tidak mungkin, bisa menjadi mungkin."[2]
  • "Hidup adalah seperti film. Dan masing-masing manusia mendapatkan perannya."[2]
  • "Aku ingin berbahagia seperti hari ini, selamanya."[2]
  • "Stop membaca buku kehidupan milik orang lain, tulisah buku kehidupan anda sendiri seindah mungkin."
  • "Ya Allah terimakasih telah memberikan segala sesuatu lebih dari apa yang layak saya terima, Engkaulah cahayaku."[2]
  • "Pikir 1000x sebelum melakukan sesuatu, karena setiap perbuatan pasti ada konsekwensi baik dan buruknya."[3]
  • "Manusia itu kembali ke amal masing-masing. Menanam tomat pasti akan berbuah tomat. Bukan cabe. Menanam angin pasti menuai badai."[3]
  • "Pilihannya : ujian, cobaan atau azab?."
  • "Jangan suka bermain api, jika tdk mau terbakar, kalau terbakar susah dipadamkan."[3]
  • "Jika melihat segala sesuatu dengan mata fisik, pasti banyak teripu. Gunakan selalu mata hati mu dalam menilai kehidupan. Karena mata hati mempunyai kebenaran lebih besar dibandingkan mata fisikmu. Jangan jadi buta mata satu kaarena jika mata mu yang terpakai hanya satu, maka akan salah-salah menilai kehidupan."
  • "Maka belajarlah untuk mengikhlaskan, kembali ke Allah. Ingat ya, ikhlas itu bukan tidak berharap. Ikhlas itu berharap tapi berharapnya kepada Allah. Maka apa nanti cirinya orang yang ikhlas? Dia yakin semua yang terjadi atas skenario Allah. Dan kalaupun Allah mengizinkan orang yang pergi dari hati kita, karena Allah tahu orang itu bukan yang terbaik. Allah itu tahu kamu bisa menemukan yang lebih baik daripada dia yang pergi meninggalkanmu."[4]
  • Menghina atau merendahkan orang lain membuat energi diri bocor, dan bocornya energi akibat menghina orang lain akan berdampak kembali kepada mereka yang melakukan penghinaan tersebut,"
  • Aku tak pernah memaksa orang lain untuk menyukai ataupun membenciku. Setiap orang mempunyai cara pandang untuk menilai masing-masing dengan orang yang berbeda-beda...Tetapi jangan ada iri, dengki, hasut, benci apalagi fitnah di hatimu dalam memandang sesuatu.[5]
  • Kalau kalian memang enggak siap komitmen, jangan komitmen, gitu aja.”[6]
  • "Tau nggak, menghina atau merendahkan/meremehkan orang lain, membuat energi diri bocor, dan bocornya energi akibat menghina orang lain akan berdampak menyebabkan efek negatifnya kembali kepada mereka yang melakukan penghinaan tersebut."
  • "Ibarat lempar bumerang ke angkasa, bumerang nya balik ke diri sendiri. So anda sedang dihina, IGNORE aja alias EGP. Nanti suatu saat kamu akan menonton balik siapa yang pernah menghina mu. SETUJU ???."[7]
  • “Namanya manusia pasti ada masa-masa menangisi hidupnya. Saya pernah berada di tahap itu pada saat rumah tangga saya hancur berantakan. Tapi saya nggak mau lama-lama berada di posisi itu. Saya buru-buru bangkit, curhat ke psikolog, curhat ke teman yang dapat dipercaya. Pokoknya biar segala uneg-uneg gak dipendam sendiri,”[8]
  • "Menyerah itu bukan berarti lemah, kadang-kadang bisa jadi karena kita sudah kuat untuk melepaskan."[9]
  • "Jangan kita pikir bahwa apa yang kita lakukan tidak diperhitungkan oleh Pemilik Alam Semesta. Semua akan dikembalikan kepada manusianya di masa depan."[9]
  • “Jika kita orang baik, seandainya ada 1000 orang yang tidak menyukaimu, masih ada sejuta orang mencintaimu. Tetap lah menjadi diri sendiri.”[9]
  • “Dan kita nggak perlu mengotori diri kita dengan energi yang nggak penting. Ibarat anjing menggonggong, cuekin aja, ga penting juga diliatin kan anjingnya.”[9]
  • “Musik itu adalah bagian dari diriku, sejauh-jauhnya aku menghindar, dia akan kembali lagi... Musik adalah bahasa universal manusia, bisa dibayangkan, jika sebuah gambar bergerak, tidak ada musiknya. Ibarat sop sayur tanpa garam.”[9]
  • “Dalam psikologi warna, merah memberi arti sebuah simbol keberanian, kekuatan dan energi, juga gairah untuk melakukan tindakan (action), serta melambangkan kegembiraan.”[9]
  • "Ketika engkau terjatuh, aku akan dengan senang hati menerimamu."[9]
  • "Maafkan Orang yang Telah Menyakitimu Karena Kedamaian Bukan Milik Mereka yang Pendendam dan Pembenci. Apakah Kamu Tidak Ingin Allah juga Mengampunimu?,"[9]
  • “Kenapa sabar itu perlu, karena biar aja Allah yg membalas semua perbuatannya. Balasan Allah lebih keren.... Jadi orang sabar itu nggak gampang, tapi hasil ke depannya, indah.”[9]
  • “Jika ada yang sumpah serapah kepadamu, lebih baik sabar aja, jangan balas dengan sumpah serapah yang serupa, artinya kamu sama seperti dia.”[9]
  • “Kalau di masa tua banyak ketidakenakan hidup, coba tanyakan dalam hatinya apa yang pernah dilakukan di masa mudanya. Hidup itu adalah sesuai perbuatan kita di masa lalu, jika di akhir hidupnya manusia nggak enak, anggap saja itu dosa-dosa kita di masa lalu sedang dibersihkan,”[10]
  • "Sabar ibarat senjata kehidupan yang tak nampak. Tapi akhirnya akan enak dan indah. Semua perbuatan akan kembali kepada mereka yang melakukannya. Tidak ada yang tidak kembali. Baik di dunia atau pun di akhirat,”[10]
  • "Anggap saja itu dosa-dosa kita di masa lalu sedang di bersihkan. Biar masih remaja juga, kita pernah berbuat dosa. Entah itu ke orang lain, ke orang tua, ke teman, keluarga, bahkan dosa ke diri sendiri. Bahkan jika hidup kita nggak enak di masa sekarang, anggap saja dosa kita sedang dihisab atau di bersihkan dari dosa masa lalu,"[10]
  • "Jika kita sering mengambil hak orang lain, jangan salahkan kehidupan jika hakmu suatu saat juga di rampas orang lain,"[10]
  • “Saya tidak pernah berencana untuk jadi seorang panutan. Tapi Alhamdulillah sekali kalau orang melihat saya seperti itu,”[11]
  • “Saya bukan penyanyi, saya produser. Saya bukan hanya mendengar suara, tapi juga melihat talenta di balik tiap kontestan dan langsung membayangkan genre musik seperti apa yang bisa saya ciptakan untuknya serta kapabilitas orang tersebut,”[11]

Daftar referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Febriarko, Yulianus (2015-03-31). Maullana, Irfan (ed.). "Maia Estianty Terima Desakan Keluarga HOS Tjokroaminoto". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-02-12.
  2. 2,0 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 Islamiyati, Nelsi (2019-01-21). "7 Quotes Maia Estianty yang Akan Mengajarkanmu Jadi Manusia Tangg". IDN Times. Diakses tanggal 2025-12-01.
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 "35 Kata Bijak Maia Estianty Tentang Karma dan Kehidupan, Ngena Banget". Dream.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-01.
  4. "Maia Estianty dan Mulan Jameela Bak Adu Quotes Bijak Bahas Topik Cukup Mendalam". www.wowkeren.com. Diakses tanggal 2025-12-01.
  5. "Maia Estianty Tulis Pesan Bijak, Sindir Siapa?". www.wowkeren.com. Diakses tanggal 2025-12-01.
  6. Media, Kompas Cyber (2020-05-30). Pesan Maia Estianty untuk Ketiga Anaknya: Jangan Sakiti Hati Perempuan.
  7. Dika Handayani, Christiya (2018-11-15). "Maia Estianty Tulis Soal Hinaan dan Panggung Sandiwara, Sindir Siapa?". tabloidbintang.com. Diakses tanggal 2025-12-20.
  8. "Sukses Berbisnis, Maia Estianty Aktif Menjadi Motivator". Wanita Indonesia News (dalam bahasa American English). 2018-08-27. Diakses tanggal 2025-12-28.
  9. 9,00 9,01 9,02 9,03 9,04 9,05 9,06 9,07 9,08 9,09 "35 Kata Bijak Maia Estianty Tentang Karma dan Kehidupan, Ngena Banget". Dream.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-28.
  10. 10,0 10,1 10,2 10,3 "Berbagi Pesan Bijak, Maia Estianty Beri Kunci Hidup Enak di Hari Tua". Cantikadotcom (dalam bahasa Inggris). 2021-10-06. Diakses tanggal 2025-12-28.
  11. 11,0 11,1 "Maia Estianty: Percaya Akhir yang Bahagia". Elle Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-28.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Tokoh
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z