Linda Christianty
Tampilan
Linda Christanty lahir pada 18 Maret 1970. Ia adalah sastrawati dan wartawan berkebangsaan Indonesia. Ia menerima sejumlah penghargaan atas karya-karyanya, baik fiksi maupun non fiksi. Beberapa tulisan dan bukunya sudah diterjemahkan dalam beberapa bahasa, sepeti bahasa Inggris, bahasa Prancis, bahasa Jepang, bahasa Thai, bahasa Arab, bahasa Jerman, dan bahasa Finlandia. Linda merupakan salah satu penerima penghargaan dari Kusala Sastra Khatulistiwa[1][2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Semakin banyak yang kuketahui tentang dirinya, semakin ia tak menarik lagi."[3]
- “Sekarang masyarakat kita semakin konservatif. Orang tidak menganggap penderitaannya sebagai akibat dari regulasi pemerintah atau pengusaha, atau praktik hukum yang timpang. Orang menganggapnya itu takdir Tuhan.”[3]
- “Cara menelusuri cerita-cerita individu bisa membuat kita menulis sebuah buku yang menggambarkan situasi nasional kita pada waktu tertentu."[4]
- “Manusia yang mengetahuinya mungkin dengan membaca cerita itu, mereka mempunyai suatu semangat kalau ingin membuat kehidupan lebih baik, mungkin mereka melakukan sesuatu.”[5]
- “Saya sebenarnya tidak pernah meniatkan untuk menulis cerita-cerita sedih, tetapi memang itulah yang terjadi hampir setiap hidup dari kita."[5]
Daftar referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "The SEA Write Organising Committee Public Relations Department Mandarin Oriental Bangkok". www.seawrite.com. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ www.jr-webdesign.de, jr webdesign (D-57319 Bad Berleburg)-. "Linda Christanty: Schreib ja nicht, dass wir Terroristen sind! (Lesung): Berleburger Literaturpflaster". www.literaturpflaster.com. Diakses tanggal 2025-12-04. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ 3,0 3,1 "Linda Christanty Quotes (Author of Rahasia Selma)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ UII, Redaksi LPM Himmah (2016-11-30). "Memahami Sejarah dari Linda Christanty". Himmah Online. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ 5,0 5,1 "Linda Christanty, sang penutur kesedihan". BBC News Indonesia. 2013-10-02. Diakses tanggal 2025-12-04.