Lilies Handayani
Tampilan
Lilies Handayani, S.H., M.A. (lahir 15 April 1965) adalah seorang pemanah asal Indonesia. Di bawah bimbingan atlet panahan senior, Donald Pandiangan, Lilies Handayani bersama dengan Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani merebut medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Seoul 1988 yaitu medali perak.[1][2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Ketika coba pertama kali dikasih tahu tekniknya, akhirnya masuk ke tengah dari beberapa yang saya tembakan itu ada yang masuk ke tengah. Nah bapak (pelatih-red) di sini bilang pintar, wah kamu itu masih baru pertama kali ikut latihan panahan sudah bisa masuk tengah," [3]
- "Dari itu tahun 1984-1985 berjalan saya memecahkan rekornas 12 dan pada waktu itu Ibu saya meninggal. Ketika saat itu Ibu saya meninggal saya mau ganti jadi rekornya ibu, nah itu saya ganti nama saya semua," [3]
- "Waktu itu kita ngeliatnya pada waktu terakhir. Kita lihat wah kita pencar gitu cara nembaknya tapi di Amerika itu dia agak grouping. Tapi waduh kalah pemenang kalah apa menang gitu ya tapi ternyata ada dari sana skornya bilang kamu juara Indonesia, ah masa ya betul nggak bisa soalnya kita mencar gitu,"[3]
- "Katakan satu titik gitu ya groupingnya agak sedikit masuk kalau kita. Mereka ada yang kalau nggak salah keluar satu panah pada waktu itu ketika kita nembak kena anak panah, terakhirnya kena dua pun kita sudah juara karena dia keluar,"[3]
- ”Saya sekarang ’memanah’ ilmu mungkin, ya. Itu yang menjadi target yang saya bidik. Semakin belajar, semakin merasa bodoh sehingga akhirnya ingin belajar terus,” [2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Lilies Handayani - Indonesia Olympic Commitee". nocindonesia.id. Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ 2,0 2,1 Kompas, Tim Harian (2023-07-26). "Lilies Handayani, "Memanah" Ilmu". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ 3,0 3,1 3,2 3,3 "https://rri.co.id/olimpik/182715/lilies-handayani-ingin-terus-mengabdi-cabang-olahraga-panahan". ;