Lestari Moerdijat
Tampilan

Lestari Moerdijat (lahir di Surabaya, 30 November 1967) adalah politikus perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2024–2029. Lestari juga menjabat sebagai Pimpinan Media Group dan Ketua Yayasan Sukma (Sekolah Sukma Bangsa Aceh), pengawas Yayasan Akademi Bela Negara Partai NasDem, dan Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari. Lestari memberikan perhatian khusus pada kegiatan pencegahan kanker payudara melalui berbagai gerakan dan organisasi dibinanya seperti Sahabat Lestari dan Millenials Goes Pink.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Rangkaian bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir harus dijawab dengan semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat yang terus ditumbuhkan, di samping upaya evaluasi dan mitigasi dari sejumlah aspek[2] - pernyataan Lestari mengenai bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara (Desember 2025).
- Kemampuan literasi masyarakat yang baik merupakan salah satu penanda bahwa suatu bangsa itu memiliki peradaban yang maju. Mari kita sama-sama tunjukkan bahwa kita mampu menjadi bangsa yang beradab dengan berbekal kemampuan memahami setiap buku yang dibaca [3] - ucap Lestari pada acara Diskusi Terbuka bertema Perempuan dan Pram.
- Dinamika dalam kehidupan berbangsa harus mampu dihadapi bersama dengan mengedepankan semangat persatuan dan saling menghormati sesama anak bangsa[4] - ucap Lestari mengenai tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Saya kira pendidikan memang menjadi pemikiran kita bersama. Karena saya sendiri adalah orang yang sangat percaya bahwa pendidikan itu sebetulnya adalah dasar bagi kita untuk bisa melangkah lebih maju.[5]
- Kanker memang mematikan, tetapi tidak mampu membunuh harapan dan cinta. Menjadi penderita dan kemudian menjadi penyintas adalah kesempatan kedua yang diberikan Tuhan kepada kita untuk menjadi lebih baik dan berguna[6] - pesan Lestari kepada para penderita kanker.
- Memberi kekuatan dan saling bantu adalah satu hal yang dibutuhkan untuk melewati berbagai ujian. Pengalaman adalah guru yang terbaik, karena itu berbagi pengalaman antarpenyintas kanker menjadi penting agar para penyintas mendapat kekuatan[7] - Lestari memberikan dukungan terhadap para penyintas kanker.
- Jika ada keluarga kita yang mengidap penyakit kanker berilah dukungan yang diperlukan sehingga para penyintas mendapat kekuatan. Karena dukungan dari orang sekitar adalah kekuatan bagi kami dalam menghadapi kanker ini[7] - Lestari mengingatkan masyarakat agar terus mendukung para penderita kanker.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Lestari Moerdijat". Fraksi Nasdem. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ "Lestari Moerdijat: Bangun Solidaritas Nasional Hadapi Kerentanan Indonesia terhadap Bencana Alam". MPR RI. Selasa, 02 Desember 2025.
- ↑ "Lestari Moerdijat: Kemampuan Literasi Generasi Muda Harus Konsisten Ditingkatkan". MPR RI. 21 Februari 2025.
- ↑ "Lestari Moerdijat: Hadapi Tantangan Bernegara dengan Mengedepankan Semangat Persatuan – Sinarharapan" (dalam bahasa American English). 2025-12-02. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ developer, medcom id (2021-10-05). "Lestari Moerdijat Tampung Impian Masyarakat untuk Berselawat Bersama dan Didengar MPR". medcom.id. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ antaranews.com (2023-08-29). "Wakil Ketua MPR pesan penderita kanker jangan kehilangan harapan". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ 7,0 7,1 Putri, Inkana. "Wakil Ketua MPR Dorong Sesama Penyintas Kanker Harus Saling Menguatkan". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-03.