Lompat ke isi

Leila Ahmed

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
(Dialihkan dari Leila ahmed)

Leila Ahmed menjadi salah satu tokoh gerakan feminisme Islam yang namanya sangat diperhitungkan di dunia Barat. Sosok serta pemikirannya selalu mengundang keingintahuan warga dunia, khususnya bagi warga non-muslim. Fokusnya adalah isu "penindasan" wanita Islam.[1]

  1. "You know, when people think about Muslim women, they think of the image of Saudi Arabia or Afghanistan." Tahukah Anda, ketika orang berpikir tentang wanita Muslim, mereka akan teringat pada gambaran Arab Saudi atau Afghanistan.[2]
  2. "I grew up in a society where women didn't wear the hijab. They were Muslim, but they didn't wear the hijab." Saya tumbuh dalam masyarakat di mana perempuan tidak berjilbab. Mereka Muslim tetapi mereka tidak berjilbab. [2]
  3. " But I see now how those stories in effect rationalized and excused his conduct, implying that even though taking a second wife wasn’t a nice way for a man to behave". Tapi saya melihat sekarang bagaimana cerita-cerita yang berlaku merasionalisasi dan memaafkan perilakunya, menyiratkan bahwa/itu meskipun mengambil istri kedua bukanlah cara yang baik bagi seorang pria untuk berperilaku.[3]
  4. Pakaian wanita Muslim itu adalah target khusus dari Islamaphobes karena betapa mudahnya mengidentifikasi wanita Muslim.
  5. Feminisme kulit putih berpendapat bahwa jilbab menindas wanita Muslim dan bahwa kita entah bagaimana membutuhkan pembebasan mereka. [4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Leila Ahmed. 2022-12-01.
  2. 2,0 2,1 "Leila Ahmed — Muslim Women and Other Misunderstandings". The On Being Project (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.
  3. "Kutipan:Leila Ahmed". Lala Lalami. 2010-03-19'19 Maret 2010. Diakses tanggal 2025-12-02'2 Desember 2025.
  4. "The War on Muslim Women's Bodies: A Critique of Western Feminism" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.