Lompat ke isi

Laras Faizati Khairunnisa

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Laras Faizati Khairunnisa (lahir 19 Januari 1999) adalah seorang profesional di bidang komunikasi dan hubungan internasional serta aktivis asal Indonesia.[1]

  1. When your office is right next to the National Police Headquarters, please burn this building down and get them all yall. I wish I could help throw some stones but my mom wants me home. Sending strength to all protesters. Terjemahan: Ketika kantor Anda berada tepat di sebelah Markas Besar Kepolisian Nasional, tolong bakar gedung ini dan habisi mereka semua. Saya berharap bisa membantu melempar batu, tetapi ibu saya ingin saya pulang. Mengirimkan kekuatan kepada semua demonstran.[2] - ia menyampaikan kritik dan kekecewaannya terhadap institusi kepolisian melalui Instagram Story pribadinya.
  2. Saya hanya seorang rakyat biasa, seorang perempuan muda, manusia, dan masyarakat, yang merasa kecewa atas kelalaian suatu instansi yang seharusnya memiliki fungsi melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, namun malah melakukan hal sebaliknya.[2] - ia menegaskan bahwa apa yang ia lakukan merupakan bagian dari hak bersuara sebagai warga negara untuk beropini dan berekspresi atas sebuah peristiwa.
  3. Saya hanya menggunakan hak berekspresi saya untuk menyampaikan kritik saya akan ketidakadilan dan kritik bukan kriminal.[2] - menurutnya saat itu pikirannya dipenuhi perasaan kecewa, sedih, marah, resah, tidak aman, serta rasa dikhianati oleh institusi kepolisian atas tragedi meninggalnya almarhum Affan Kurniawan.
  4. Lagian salah siapa? Salah siapa lo di sini? Sakit kan tuh nyokap lo? Rasain.[2] - ia menirukan ucapan polisi ketika sedang menangis karena mendengar kabar ibunya yang sedang sakit, polisi penyidik justru menyalahkan dan meledeknya tanpa empati.
  5. Kami semua yang telah dijadikan tersangka dan di-frame sebagai 'kriminal' karena menyuarakan kekecewaan, kesedihan, kekhawatiran kami terhadap situasi demo kemarin, mengeluarkan suara kami dari rasa gotong royong dan kepedulian kami terhadap kondisi negara Indonesia. Juga harapan kami agar negara kami bisa lebih baik lagi.[3] - tulisnya dalam surat tertanggal 21 Oktober 2025.

Kutipan terkait

[sunting | sunting sumber]
  1. Kalau Laras divonis bersalah, maka banyak perempuan atau orang di luar sana yang mungkin jadi takut untuk bersuara.[3] - Kasus Laras dinilai para aktivis sebagai upaya penyempitan ruang publik dalam mengemukakan pendapat, bahkan dalam konteks ini menjadi pembatasan bagi perempuan.
  2. Memenjarakan Laras yang mengekspresikan kritik kepada perilaku polisi, dan menjadikan hukum alat represi, bukanlah keadilan.[3] - ujar Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid.
  3. Kemarahan warga adalah ekspresi yang sah: Bebaskan Laras! Karena Laras adalah kita.[3] - dalam Amicus Curiae milik LBH Jakarta.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Laras Faizati, Seorang Pegawai Kontrak ASEAN". kumparan. Diakses tanggal 2026-01-07.
  2. 2,0 2,1 2,2 2,3 Akbar, Alfitra. "Pleidoi Laras Faizati: Kritik Bukan Kriminal". tirto.id. Diakses tanggal 2026-01-07.
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 "Laras Faizati divonis masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – 'Vonis bersalah membuat orang takut bicara'". BBC News Indonesia. 2026-01-15. Diakses tanggal 2026-01-15.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: