Lompat ke isi

Jodie Foster

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Jodie Foster (lahir Alicia Christian Foster, 19 November 1962) adalah aktris dan sutradara Amerika Serikat yang memulai kariernya sejak kecil dan kemudian dikenal lewat perannya yang intens dalam film seperti The Accused dan The Silence of the Lambs, yang memberikannya dua Golden Globe. [1]

  • I approach a story or character in the same way I do a book report. I like to make it pragmatic. [2]
  • Saya mendekati sebuah cerita atau karakter dengan cara yang sama seperti saya mengerjakan buku laporan. Saya suka membuatnya menjadi pragmatis.[2]
  • There are choices that I made that people can say, ‘Why did you do that?’ Well, you didn’t walk in my shoes. Try to walk in my shoes and you’ll find out.[2]
  • Ada pilihan-pilihan yang saya buat dan membuat orang berkata, ‘Kenapa kamu melakukan itu?’ Yah, kamu tidak menjalani hidup seperti saya. Cobalah berada di posisi saya dan kamu akan mengerti.[2]
  • The real gift of acting for me is that it allows me to investigate an emotional life in a way that I might not have been capable of as a real person.[3]
  • Hadiah sejati dari dunia akting bagi saya adalah kesempatan bagi saya menyelami kehidupan emosional dengan cara yang mungkin tidak mampu saya lakukan sebagai pribadi di dunia nyata.[3]
  • There’s this idea that you can escape who you are by becoming someone else, a version of yourself. I was very interested in that.[4]
  • Ada gagasan bahwa kamu bisa melarikan diri dari dirimu sendiri dengan menjadi orang lain, versi berbeda dari dirimu. Saya sangat tertarik pada hal itu.[4]
  • When you love a friend, you don’t abandon them when they are struggling.[5]
  • Ketika kamu menyayangi seorang teman, kamu tidak meninggalkan mereka saat mereka sedang berjuang.[5]
  • It was a lot of questions about masculine identity and masculine suffering. That’s a valuable story to tell. But we were interested in telling a story about the feminine world. So it's a different path. We look at misogyny through different eyes, instead of through the eyes of the misogynist.[6]
  • Banyak pertanyaan tentang identitas dan penderitaan maskulin. Hal itu merupakan kisah yang berharga untuk diceritakan. Tetapi kami tertarik untuk menceritakan kisah tentang dunia feminin. Jadi jalannya berbeda. Kami melihat misogini melalui sudut pandang yang berbeda, bukan melalui mata para misoginis.[6]
  • When you live in an extreme place, the damage human beings have done to the earth is starting to show itself.[6]
  • Ketika kamu tinggal di tempat dengan kondisi ekstrem, kerusakan yang dilakukan manusia terhadap bumi mulai tampak dengan sendirinya.[6]
  • Male Screenwriters Defined Female Characters as One-Dimensional Rape Victims ‘for Most of My Career’.[7]
  • Penulis skenario laki-laki menggambarkan hanya satu dimensi karakter perempuan korban pemerkosaan dalam sebagian besar karier saya.[7]

Daftar Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Jodie Foster". Golden Globes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.
  2. 2,0 2,1 2,2 2,3 Brockes, Emma (2024-01-06). ‘There are different ways of being a woman’: Jodie Foster on beauty, bravery, and raising feminist sons (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077.
  3. 3,0 3,1 Roxborough, Scott (2025-09-05). "Jodie Foster Like You've Never Seen (or Heard) Her Before". The Hollywood Reporter (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.
  4. 4,0 4,1 Welch, Alex (2025-09-08). "'A Private Life' Star Jodie Foster, Director Rebecca Zlotowski Unpack the Film's Nuanced Portrayal of Jewish Identity: 'It's So Complicated'". TheWrap (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.
  5. 5,0 5,1 "Mel Gibson Has a Star Supporter in Jodie Foster - CBS News". www.cbsnews.com (dalam bahasa American English). 2010-09-21. Diakses tanggal 2025-11-17.
  6. 6,0 6,1 6,2 6,3 McCluskey, Megan. Jodie Foster on Returning to Her Killer-Hunting Roots in True Detective: Night Country (dalam bahasa Inggris).
  7. 7,0 7,1 Bergeson, Samantha (2024-05-29). "Jodie Foster Says Male Screenwriters Defined Female Characters as One-Dimensional Rape Victims 'for Most of My Career'". IndieWire (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.