Lompat ke isi

Jia Tolentino

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Jia Tolentino (lahir 1988) adalah seorang penulis dan jurnalis Amerika, dikenal sebagai staf penulis di The New Yorker. Ia terkenal melalui esai-esainya dalam Trick Mirror: Reflections on Self-Delusion (2019), yang banyak membahas perempuan, internet, kapitalisme, dan budaya populer. Tulisan-tulisannya sering dipuji karena analisis tajam dan perspektif kritis terhadap isu kontemporer.[1]

  • “Women’s speech—and the fact that we are now listening to it—has enraged men in a way that makes them determined to reestablish the longstanding hierarchy of power in America. And yet this awful truth will not stop women from speaking, and I do not think that it will turn a movement into a moment. It has become clear that there is not nearly enough left to lose.” (“Suara perempuan—dan fakta bahwa kita kini mulai mendengarnya—telah membuat para lelaki marah dan bertekad mengembalikan hierarki kekuasaan lama di Amerika. Namun kebenaran mengerikan ini tidak akan menghentikan perempuan untuk berbicara, dan aku tidak berpikir bahwa sebuah gerakan akan berakhir sebagai momen sesaat. Kini jelas bahwa tidak ada lagi yang cukup tersisa untuk dikorbankan.”)[2]
  • “Not all men have made women fearful, but yes, all women have experienced fear because of men.” (“Tidak semua laki-laki membuat perempuan merasa takut, tetapi ya, semua perempuan pernah merasakan ketakutan karena laki-laki.”)[3]

Tentang internet dan teknologi

[sunting | sunting sumber]
  • “The internet was dramatically increasing our ability to know about things, while our ability to change things stayed the same, or possibly shrank right in front of us.” (“Internet meningkatkan kemampuan kita untuk mengetahui banyak hal, sementara kemampuan kita untuk mengubah sesuatu tetap sama, bahkan mungkin menyusut tepat di depan mata kita.”)[3]
  • “Marcella had accepted her brush with Internet fame as an odd thrill, and not an entirely foreign one.” (“Marcella menerima momen terkenalnya di internet sebagai sensasi aneh, namun tidak sepenuhnya asing baginya.”)[4]
  • “How social media, FaceTune, and plastic surgery created a single, cyborgian look.” (“Bagaimana media sosial, FaceTune, dan operasi plastik menciptakan satu tampilan tunggal yang bersifat cyborg.”)[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Jia Tolentino | Bennington College". www.bennington.edu. Diakses tanggal 2025-12-03.
  2. "100 Empowering Feminist Quotes from Inspiring Women". Harper's BAZAAR. 2024-02-26. Diakses tanggal 2025-12-03.
  3. 3,0 3,1 "Top 50 Jia Tolentino Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com. Diakses tanggal 2025-12-03.
  4. 4,0 4,1 "Best Jia Tolentino Quotes | Quote Catalog". quotecatalog.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-03.
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: