Jenny Han
Tampilan

Jenny Han adalah penulis bestseller versi New York Times yang dikenal lewat dua seri terkenalnya, To All the Boys I’ve Loved Before dan The Summer I Turned Pretty. Ia merupakan pencipta sekaligus salah satu showrunner dari serial The Summer I Turned Pretty. Selain itu, ia juga berperan sebagai produser eksekutif untuk film To All the Boys I’ve Loved Before, To All the Boys: P.S. I Still Love You, dan To All the Boys: Always and Forever, yang ketiganya tersedia di Netflix.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]To All the Boys I've Loved Before
[sunting | sunting sumber]- "Plenty of people are good-looking. That doesn't make them interesting or intriguing or cool."
- "Banyak orang yang berpenampilan menarik. Tapi itu tidak membuat mereka menarik, memikat, atau keren."
- "You only like guys you don't have a shot with, because you're scared. What are you so scared of?"
- "Kamu hanya menyukai pria yang sebenarnya tidak bisa kamu dapatkan, karena kamu takut. Sebenarnya kamu takut akan apa?"
- "You'd rather make up a fantasy version of somebody in your head than be with a real person."
- "Kamu lebih memilih menciptakan versi fantasi seseorang di dalam kepalamu daripada bersama orang yang nyata."
- "Sister's are supposed to fight and make up, because they are sisters and sisters always find their way back to each other."[2]
- "Kakak perempuan seharusnya bertengkar lalu berbaikan lagi, karena mereka saudara. Dan saudara perempuan selalu menemukan jalan untuk kembali satu sama lain."
- "Can you maybe just admit that some part of you doesn't want everything in your life to be a fantasy?"
- "Bisakah kamu mengakui bahwa bagian dari dirimu tidak ingin semua yang ada di hidupmu hanya menjadi fantasi?"
- "I was lying to every person, and I knew I couldn't lie to you."[3]
- "Aku berbohong kepada semua orang, dan aku tahu aku tidak bisa berbohong padamu."
The Summer I Turned Pretty
[sunting | sunting sumber]- "For me, it was almost like winter didn't count. Summer was what mattered. My whole life was measured in summers."
- "Bagiku, rasanya seperti musim dingin tidak pernah dihitung. Yang penting adalah musim panas. Seluruh hidupku diukur dari musim panas."
- "Sometimes it's like people are a million times more beautiful to you in your mind. It's like you see them through a special lens - but maybe if it's how you see them, that's how they really are. It's like the whole tree falling in the forest thing."
- "Kadang-kadang rasanya seseorang terlihat berjuta kali lebih indah di benakmu. Seolah-olah kamu melihat mereka melalui lensa khusus — tapi mungkin jika itu cara kamu melihat mereka, berarti memang seperti itulah mereka. Ini seperti perdebatan tentang pohon yang tumbang di hutan—jika tidak ada yang melihat, apakah tetap berbunyi?"
- "Would you rather live one perfect day over and over or live your life with no perfect days but just decent ones?"[4]
- "Apakah kamu lebih memilih hidup satu hari yang sempurna berulang-ulang, atau hidup tanpa satu hari pun yang sempurna, tapi hari-harinya biasa saja?"
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Jenny Han | Home". Jenny Han (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-07.
- ↑ "The 20 Best To All The Boys I've Loved Before Quotes". bookroo.com. Diakses tanggal 2025-12-07.
- ↑ "18 Cute Quotes From 'To All The Boys I've Loved Before' For Insta Pics With Bae". Elite Daily (dalam bahasa Inggris). 2021-01-13. Diakses tanggal 2025-12-07.
- ↑ "The 11 Best Summer I Turned Pretty Quotes". bookroo.com. Diakses tanggal 2025-12-07.