Lompat ke isi

Ivy Santoso

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Ivy Santoso adalah profesional Indonesia di bidang investasi dan layanan keuangan. Ia dikenal memimpin investasi senilai 1,5 miliar dolar AS bersama Avenue Capital Asia. Ia juga pernah menjabat sebagai Senior Consultant di International Finance Corporation, dan Presiden Direktur Bank Pembangunan Daerah Banten.[1]

  • "Sektor konsumer memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar dan relatif lebih mudah dikembangkan, sementara sektor keuangan cenderung lebih kompleks karena erat kaitannya dengan regulasi. Adapun sektor pertambangan saat ini menghadapi tantangan, seiring penurunan harga komoditas."
  • "Kami sangat mengharapkan adanya perubahan regulasi yang lebih jelas dan pasti dalam dunia usaha, terutama terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan aspek pendukung lainnya."[2]
  • "Bagi masyarakat ekonomi sosial rendah, terpaksa membayar lebih tinggi untuk air minum dibanding yang sudah sejahtera."[3]
  • "Di Jakarta, kepadatan penduduk dan bangunan menjadi tantangan tersendiri. Pembangunan pipa baru maupun rehabilitasi pipa lama memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah serta pengelola gedung dan jaringan infrastruktur lainnya."[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. RM.ID. "Intip Profil 4 Srikandi Danantara, Ada Febriany Eddy dan Ivy Santoso". https://rm.id/. Diakses tanggal 2025-12-14.
  2. Melani, Agustina (2013-03-19). "Inilah 2 Sektor Incaran Private Equity". inilah.com. Diakses tanggal 2025-12-14.
  3. Astutik, Yuni. "Punya Banyak Sumber, Kenapa Pemenuhan Air di DKI Sulit?". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-14.
  4. "40 Persen Warga DKI Belum Dapat Air Bersih, Aetra Butuh Rp 14 T". Tempo. 2018-11-12. Diakses tanggal 2025-12-14.