Lompat ke isi

Ilana Tan

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Ilana Tan adalah seorang penulis Indonesia, yang terkenal dengan tertralogi 4 musimnya. Novel Ilana Tan memiliki keunikan, yaitu tokoh-tokoh dari novel yang satu dengan novel yang lainnya saling berkaitan. Novel pertamanya berjudul "Summer in Seoul", novel kedua "Autumn in Paris", novel ketiga "Winter in Tokyo" dan novel keempat "Spring in London".[1] Selain itu, Ilana Tan juga menulis buku 'In a Blue Moon', 'Sunshine Becomes You' dan 'The Star and I'.[2]

Bila umumnya penulis berlomba-lomba membuat narasi semenarik mungkin untuk biodata di halaman akhir bukunya, maka Ilana Tan sejak menerbitkan novel pertamanya pada 2006 membuat pembaca penasaran dengan informasi dirinya yang misterius.[3]

  1. "Senjata utama untuk menghadapi orang-orang adalah senyum yang manis dan sopan."
  2. "Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?"
  3. "Aku tidak tahu kenapa dan bagaimana, tapi aku yakin dengan apa yang kurasakan. Sejak bertemu denganmu di acara reuni itu, aku merasa kau adalah seseorang yang penting dalam hidupku."
  4. "Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku."
  5. "Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi."
  6. "Aku merasa tidak berhak merasakan perasaan yang selalu membuatku bahagia tanpa alasan itu, yang selalu membuatku tersenyum setiap kali mengingatmu, yang selalu membuatku kembali berharap, kembali memikirkan, seandainya."[4]
  7. “Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.”
  8. “Seandainya masih ada harapan – sekecil apapun untuk mengubah kenyataan, ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya demi harapan.”
  9. “Hari yang indah selalu bisa membuat semua orang gembira, bukan?”
  10. “Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku? Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku? Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku? Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku? Tak tahu kelak ataupun dulu, cuma tahu kini aku begini, cuma tahu kini aku di sini. Dan kini aku melihatmu.”
  11. “Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku.”
  12. “Aku bersedia melakukan apa pun agar kau tetap berada di sisiku, bersamaku, selama kau juga menginginkan hal yang sama.”
  13. “Ia tidak ingin mendengarnya. Ia tidak mau mengakuinya, tetapi jauh di dalam lubuk hatinya ia tahu ia merasakan hal itu. Tetapi itu perasaan terlarang baginya. Ia tidak boleh merasakannya. Tidak boleh memikirkannya. Lebih mudah bersikap seolah-olah perasaan itu tidak nyata. Jadi itulah yang ia lakukan.”[5]
  14. “Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu. Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh kudapatkan.”[6]
  15. "Lalu aku berpikir, mungkin kalau aku meneleponmu dan mendengar suaramu, aku akan merasa lebih baik. Sekarang setelah mendengar suaramu, aku memang merasa lebih baik, tapi timbul masalah lain. Aku jadi semakin ingin melihatmu."
  16. "Bagaimana ini? Sudah lama aku tidak melihatmu, tidak mendengar suaramu, rasanya aneh sekali. Sepertinya semua yang kulakukan tidak ada yang benar."[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Bukabuku.com - Pojok Pengarang". www.bukabuku.com. Diakses tanggal 2025-12-01.
  2. Kamaliah, Aisyah. "Netizen Penasaran Siapa Ilana Tan, Sosoknya Misterius Hingga Sekarang". detikinet. Diakses tanggal 2025-12-02.
  3. Mujiarso, Is. "Ilana Tan, Penulis Mega-Bestseller yang Misterius". detikhot. Diakses tanggal 2025-12-01.
  4. "78 Kata-kata Bijak dari Ilana Tan: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-12-01.
  5. "Top 15 Ilana Tan Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-02.
  6. "Ilana Tan Quotes (Author of Autumn in Paris)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-02.
  7. Khusuma, Erwanto (2016-05-11). "Kutipan Terbaik Ilana Tan Mampu Membuatmu Semakin Romantis". Popbela.com. Diakses tanggal 2025-12-02.