Iga Świątek
Tampilan

Iga Natalia Świątek (lahir 31 Mei 2001) dikenal sebagai Iga Swiatek merupakan pemain tenis profesional Polandia. Iga beberapa kali menang kejuaraan tunggal wanita pada Grand Slam dan memiliki peringkat tertinggi dalam karir WTA (Asosiasi Tenis Wanita) yakni No.1 Dunia. Iga tercatat telah sebagai petenis kedua di era terbuka (Open Era) yang berhasil menuntaskan laga final Grand Slam dengan skor double bagel (6-0, 6-0) dan memiliki berbagai prestasi besar lainnya.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- And sometimes the best solution is not giving a sh*t, honestly. Artinya, dan terkadang solusi terbaik adalah menjadi tidak peduli [1]
- I’m always looking to the future, trying to do the best job another day, so I’m glad I have people on my team who kind of remind me of the good work that I’m doing. It’s good to appreciate the process and the progress. Artinya, Saya selalu menatap masa depan, berusaha melakukan pekerjaan terbaik di hari berikutnya, jadi saya senang memiliki orang-orang di tim saya yang mengingatkan saya tentang pekerjaan yang telah saya lakukan. Senang rasanya menghargai proses dan kemajuannya. [2]
- I think tennis is a mental sport, but also you need everything to win tournaments, like good tennis, good physicality, being also not tired, have good matches before so you don't spend too much time on the court, having great focus. Artinya, Saya pikir tenis adalah olahraga mental, tetapi juga membutuhkan segalanya untuk memenangkan turnamen, seperti tenis yang baik, fisik yang baik, tidak mudah lelah, memiliki pertandingan yang bagus sebelumnya sehingga Anda tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di lapangan, memiliki fokus yang hebat [3]
- If anything, I can look at it as a positive and something I can look at as motivation going forward. Obviously there are a lot of things I need to do to progress. Artinya, justru, saya bisa melihat (kekalahan) sebagai hal positif dan sesuatu yang bisa saya jadikan motivasi untuk maju. Tentu saja ada banyak hal yang perlu saya lakukan untuk maju [3]
- In a sense, I was looking at certain things from that perspective, but then I also reminded myself, nobody's perfect. I was trying to go into today thinking that, Okay, I'll accept the mistakes I make. Maybe that wasn't the right way of going into it. Artinya, terkadang saya melihat berbagai hal melalui perspektif (tertentu), tetapi kemudian saya juga mengingatkan diri sendiri, tidak ada yang sempurna. Saya mencoba menjalani hari ini dengan berpikir, baiklah, saya akan menerima kesalahan yang saya buat. Mungkin itu bukan cara yang tepat untuk menjalaninya. [3]
- "Musim manapun yang terdapat kemenangan Wimbledon, saya akan merebutnya tanpa ragu-ragu. Saya merasa sangat bangga dengan pencapaian kali ini. Itu adalah sesuatu yang tidak saya harapkan terjadi pada musim ini. Saya pikir saya akan membutuhkan beberapa musim lagi untuk belajar bagaimana bermain di grass-court dan menggunakan kemampuan sata untuk lapangan itu. Tetapi saya merasa luar biasa,” [4]
- "Selama beberapa minggu terakhir, saya melihat satu kutipan di Roland Garros di Paris. Di Stadion Philippe Chatrier tertulis 'Kemenangan adalah milik yang paling ulet',"[5]
- "Tapi ini seharusnya tidak masuk akal. Kita semua harus fokus pada proses dan memberikan 100 persen, apa pun yang bisa Anda berikan, karena setiap hari berbeda. Jadi saya harap apa pun yang Anda lakukan di tahun-tahun mendatang, jika Anda memberikan 100 persen, jika Anda mendedikasikan fokus dan waktu Anda untuk melakukannya dengan cara terbaik, apa pun hasilnya, saya yakin bahwa Anda tidak akan menyesal pada akhirnya." [6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "The Story of a Polish Introvert | By Iga Swiatek". view.ceros.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ Osborn, Richard (2023-09-01). "The best quotes from Swiatek, Tiafoe, Wozniacki on Day 5 of the 2023 US Open".
- ↑ 3,0 3,1 3,2 Hogwood, Cameron (2025-07-13). "Wimbledon: Iga Swiatek surprised by historic Wimbledon title as Amanda Anisimova is 'frozen by nerves'".
- ↑ "Iga Swiatek Lontarkan Lelucon Saat Bahas Keanggotaan Kehormatan Di London". Ligaolahraga.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ antaranews.com (2023-06-15). "Swiatek jadi tamu kehormatan di kelulusan Rafa Nadal Academy". Antara News. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ antaranews.com (2023-06-15). "Swiatek jadi tamu kehormatan di kelulusan Rafa Nadal Academy". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-20.