Lompat ke isi

Helena Gualinga

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Helena Gualinga (27 Februari 2002) is an Ecuadorian environmental and human rights activist from the Kichwa Sarayuku community in Pastaza, Ecuador. She has become a spokesperson for the Sarayuku indigenous community, and exposes the conflict between oil companies and her community in local schools as well as the international community to raise awareness. [1] Seorang aktivis lingkungan dan hak asasi manusia asal Ekuador dari komunitas adat Kichwa Sarayuku di Pastaza, Ekuador. Ia dikenal sebagai juru bicara komunitas adat Sarayuku dan aktif mengungkap konflik antara perusahaan minyak dan komunitasnya, baik di sekolah-sekolah lokal maupun di tingkat internasional, untuk meningkatkan kesadaran publik.

Helena Gualinga
  • "Our country's government is still granting our territories to the corporations responsible of climate change. This is criminal." "Pemerintah negara kami masih terus memberikan wilayah adat kami kepada korporasi yang bertanggung jawab atas perubahan iklim. Ini adalah sebuah kejahatan" [2]
  • "I constantly saw all the things that happened to my people, to the people that said no. It was always part of my life that people were fighting for our communities. This was normal for me, that someone was trying to take our home from us." "Saya terus-menerus melihat semua hal yang terjadi pada masyarakat saya, pada orang-orang yang mengatakan tidak. Sejak kecil, perjuangan untuk mempertahankan komunitas kami selalu menjadi bagian dari hidup saya. Itu hal yang normal bagi saya, bahwa selalu ada pihak yang mencoba merebut rumah kami."
  • "The mere existence of people in the Amazon is what is securing the future of the Amazon." "Keberadaan manusia di Amazon itu sendiri adalah yang menjamin masa depan Amazon."
  • "Does that make us activists? No. It is simply part of who we are and where we come from. It’s a defense mechanism of nature itself." "Apakah itu membuat kami menjadi aktivis? Tidak. Itu hanyalah bagian dari siapa kami dan dari mana kami berasal. Ini adalah mekanisme pertahanan alam itu sendiri." [3]
  • "We have had to stand up to big corporations and corrupt governments trying to get into our territories." "Kami harus berdiri melawan korporasi besar dan pemerintah yang korup yang berusaha masuk ke wilayah kami."
  • " We value the forest as much as we value people because we believe it has a spirit.The water is a protector, the birds are also protectors." "Kami menghargai hutan sama seperti kami menghargai manusia, karena kami percaya bahwa hutan memiliki roh. Air adalah pelindung, burung-burung juga adalah pelindung." [4]
  • "My childhood was surrounded by nature. I grew up playing in the creeks, listening to the sounds of animals in the jungle, harvesting the chakra, and living in community. We had a peaceful life, but you could feel in the air that there was something that worried the adults. That world that I lived in as a child—which was like a perfect place to me—at some point I started to be afraid of losing it." "Masa kecil saya dikelilingi oleh alam. Saya tumbuh dengan bermain di sungai-sungai kecil, mendengarkan suara satwa di hutan, memanen chakra, dan hidup dalam komunitas. Kami menjalani kehidupan yang damai, tetapi terasa di udara bahwa ada sesuatu yang membuat orang-orang dewasa khawatir. Dunia yang saya tinggali sebagai seorang anak—yang terasa seperti tempat yang sempurna bagi saya—pada suatu titik mulai saya takuti akan hilang." [5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Helena Gualinga". World Economic Forum (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  2. García, Lucía (2025-01-19). "Meet Helena Gualinga: The Ecuadorian Activist Who Stole Shawn Mendes' Heart". Latin Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. "Helena Gualinga". #ThinkLandscape (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-19.
  4. Foggin, Sophie (2020-01-31). "Helena Gualinga is a voice for indigenous communities in the fight against climate change". Latin America Reports (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  5. "Meet the Indigenous Youth Defending the Amazon Rainforest". Atmos (dalam bahasa Inggris). 2024-07-03. Diakses tanggal 2025-12-19.