Hanif Faisol Nurofiq
Tampilan

Hanif Faisol Nurofiq (lahir 21 Maret 1971) adalah seorang birokrat Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup merangkap Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Indonesia dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Saya pegawai negeri sejak 1990-an, dari golongan IIA. Itu golongan yang paling rendah. Saya baru mencapai golongan IVE pada 2023. Saya sudah menjalani semuanya.[2]- menanggapi pelantikan dirinya menjadi Menteri Lingkungan Hidup karena pengaruh Haji Isam.
- Kami mengemban Amanah menjalankan Paris Agreement mengenai perdagangan karbon. Salah satu isi perjanjian itu membahas kerja sama serta pendekatan sukarela dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.[2] - merespon tentang agenda prioritas ketika menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
- Kejahatan karbon itu rupanya nyata, tapi apakah pelakunya bisa dipenjarakan? Praktik kejahatan ini lintas negara dan belum ada hukumnya[2] - komentarnya terkait greenwashing.
- Lahan gambut di Indonesia menyimpan 55-56 gigaton karbon. Kita ini kaya raya. Jangan sampai potensi yang besar ini dijual dengan skema lain atau didagangkan ke luar pasar Indonesia.[2] - menjawab pertanyaan mengenai potensi nilai pasar karbon.
- Presiden sudah mengalokasikan dana cukup besar untuk menyelesaikana masalah sampah. Hampir seminggu sekali Presiden menanyakan urusan sampah kepada Menteri Sekretaris Negara[2] - menjawab perhatian Presiden Prabowo Subianto masalah sampah di Indonesia.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Hanif Faisol Nurofiq Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Begini Profilnya!". cnbcindonesia.com. Diakses tanggal 20 Desember 2024.
- ↑ 2,0 2,1 2,2 2,3 2,4 "Menteri Lingkungan Hanif Faisol: Kejahatan Karbon Itu Nyata". Tempo. 1 Juni 2025 | 08.30 WIB. Diakses tanggal 2025-06-10.