Hanan al-Shaykh
Tampilan
Hanan al-Shaykh adalah seorang eorang jurnalis, novelis, penulis cerita pendek, dan dramawan Lebanon. Lahir dari keluarga Muslim Syiah yang konservatif, ia mengenyam pendidikan dasar di Beirut dan kemudian kuliah di American College for Girls di Kairo. Ia memulai karier jurnalismenya di Mesir sebelum kembali ke Lebanon. [1] [2] [3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Surely you know that pleasure soon evaporates, into thin air?Then all we are left with are stories.” Artinya: "Tentunya kau tahu bahwa kenikmatan akan segera menguap, begitu saja? Lalu yang tersisa hanyalah cerita." [1]
- “I don’t want to turn into one of those pathetic creatures who are always homesick, always saying I wish I were still in Beirut. I don’t want to become like you, split between here and there. I know I’m not happy here, but why should I be unhappy in two countries?” Artinya: "Aku tak ingin menjadi salah satu makhluk menyedihkan yang selalu rindu rumah, selalu berkata aku ingin masih di Beirut. Aku tak ingin menjadi sepertimu, terbelah antara sana dan sini. Aku tahu aku tak bahagia di sini, tapi kenapa aku harus tak bahagia di dua negara?" [1]
- “Just remember what Satan says: "I teach men what I learn from women!” Artinya: “Ingatlah apa yang dikatakan Setan: "Aku mengajarkan laki-laki apa yang aku pelajari dari perempuan!” [1]
- “But were they Israeli planes dropping leaflets from the sky, or “flights of birds striking us with stones of baked clay” as if we were Ethiopians threatening Mecca in the Qur’an?”. Artinya: "Namun apakah mereka adalah pesawat Israel yang menjatuhkan selebaran dari langit, atau “sekumpulan burung yang menyerang kami dengan batu dari tanah liat yang dipanggang” seolah-olah kami adalah orang Ethiopia yang mengancam Mekkah dalam Al-Quran?” [4]
- “Like the hostages, I can’t find any excuses for my jailers, even if some of them are rootless exiles. They change continuously as if there’s a factory producing new versions all the time. They’re like nouns and verbs ungoverned by rules, indeclinable, or arithmetical problems where numbers and logic interweave and every time the teacher and the student think of solving them together their brain cells”. Artinya: "Seperti para sandera, aku tak bisa menemukan alasan untuk para sipir penjaraku, meskipun beberapa dari mereka adalah orang buangan tanpa akar. Mereka terus berubah seolah-olah ada pabrik yang terus memproduksi versi baru. Mereka seperti kata benda dan kata kerja yang tak terdefinisi, tak dapat diurai, atau soal-soal aritmatika di mana angka dan logika saling terkait, dan setiap kali guru dan murid berpikir untuk menyelesaikannya bersama, sel-sel otak mereka pun terpacu." [4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ 1,0 1,1 1,2 1,3 "Hanan Al-Shaykh". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Hanan al-Shaykh: "I am Tired of Being Referred to as an Arab Feminist Writer"". en.majalla.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "al-Shaykh, Hanan - Royal Society of Literature" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2023-09-01. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ 4,0 4,1 "Hanan Al-Shaykh Quotes (Author of One Thousand and One Nights)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-05.