Lompat ke isi

GKR Mangkubumi

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi

Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi (nama asli Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurmalita Sari, lahir di Bogor pada 24 Februari 1972) adalah putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan permaisuri GKR Hemas. GKR Mangkubumi menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parwabudaya yang bertugas menjaga inti dari kebudayaan Keraton Yogyakarta. Seperti merawat mesjid, petilasan, makam kagungan Dalem, serta melestarikan dan mengedukasi masyarakat tentang tradisi seni klasik Jawa. GKR Mangkubumi juga menjabat sebagai lurah putri yang memimpin Abdi Dalem keparak (Abdi Dalem perempuan) dan Sentana Dalem putri.[1]

  1. Saya suka mendengarkan mereka bercerita, karena pengalaman mereka merupakan suatu hal yang luar biasa, karena terkandung rasa lilo legowo, pasrah, cinta untuk mengabdi pada keluarga besar kerajaan[1] - GKR Mangkubumi bercerita mengenai kecintaan dan kesetiaan para keparak dan Abdi Dalem.
  2. Kami diberi kesempatan untuk maju. Kami didorong mandiri, tidak bergantung pada laki-laki, berdiri di kaki sendiri untuk survive[2] - GKR Mangkubumi bercerita, sejak kakeknya menjadi raja, perempuan kraton memiliki lebih banyak kesempatan tampil ke publik dibandingkan era sebelumnya.
  3. Menjadi pemimpin itu perlu pengalaman, pupuklah proses dalam kehidupan, ibarat rumah, pondasinya harus kuat[3] - ucap GKR Mangkubumi mengenai menjadi pemimpin.
  4. Mendedikasikan diri ke masayarakat harus tanpa pamrih.[3]
  5. Ora entuk nggege mongso[4] - yang artinya tidak boleh mendahului apa yang belum waktunya. Perkataan ini diucapkan GKR Mangkubumi ketika ditanya mengenai kemungkinannya menjadi pengganti Sri Sultan Hamengku Bawono X.
  6. Melalui organisasi, saya bisa belajar banyak, menyelesaikan berbagai masalah, mempunyai banyak teman, dan mengenal banyak karakter orang[5] - GKR Mangkubumi bercerita minat terbesarnya tertuju pada organisasi dan masyarakat.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 crew, kraton. "GKR Mangkubumi, Penjaga Inti Kebudayaan Keraton Yogyakarta". kratonjogja.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
  2. Utama, Abraham (2018-04-23). "Putri Kraton Jogja 'menuju singgasana': Takhta, harta dan keluarga". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. 3,0 3,1 Choirise-PusbangJusinfo (2019-07-15). "Kak GKR Mangkubumi Sampaikan Pesan Kepemimpinan kepada 37 Pramuka dari Kwarda Jatim". Pramuka DIY (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
  4. Nugroho, Irwan. "GKR Mangkubumi: Perempuan Itu Pemimpin di Mana pun Berada". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-05.
  5. Jatim, Kwarda (2025-10-26). "Delegasi Kwarda Jatim Serap Filosofi Kepemimpinan GKR Mangkubumi: Kuatkan Norma dan Etika sebagai Kader Bangsa". Kwarda Jatim. Diakses tanggal 2025-12-05.