Francia Márquez
Tampilan
Francia Márquez (Yolombó, 1 December 1981), became the first Black woman to be elected Vice President of Colombia. The following year, she was also sworn in as Minister of Women and Equality in the Cabinet of Colombian President Gustavo Petro. [1]

Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Others among us thought that 'nothing comes for free, they must have an ulterior motive.' And there was already talk of a mining project, so we listened to our elders and said 'no' to AngloGold. The company responded by delivering leaflets to residents' homes, threatening eviction." "Sebagian orang di antara kami berpikir bahwa ‘tidak ada yang gratis, pasti ada maksud tersembunyi.’ Dan karena memang sudah ada pembicaraan tentang proyek pertambangan, kami mendengarkan para tetua dan mengatakan ‘tidak’ kepada AngloGold. Perusahaan itu kemudian menanggapi dengan membagikan selebaran ke rumah-rumah warga yang berisi ancaman penggusuran." [2]
- "I am sure that the majority of the people who voted for you and for President Biden did so in hope[s] of taking the knee off of the necks of African Americans in your country." "Saya yakin bahwa mayoritas orang yang memilih Anda dan Presiden Biden melakukannya dengan harapan dapat mengangkat lutut dari leher warga Afrika-Amerika di negara Anda."
- "As Afro-Colombians and Indigenous peoples, we suffer the same situation; those who have imposed armed conflict, lethal politics, gender-based violence, structural racism, they keep their knees on our necks." "Sebagai Afro-Kolombia dan masyarakat adat, kami mengalami situasi yang sama; mereka yang memaksakan konflik bersenjata, politik mematikan, kekerasan berbasis gender, rasisme struktural, mereka terus menekan lutut mereka di leher kami."
- "We’re not descendants of slaves." "Kami bukan keturunan budak"
- "We’re descendants of free people who were enslaved." "Kami adalah keturunan orang-orang merdeka yang diperbudak." [3]
- "Because our governments have turned their backs on the people, and on justice and on peace." "Karena pemerintah kita telah membelakangi rakyat, keadilan, dan perdamaian."
- "Resist is not to endure." "Melawan bukan berarti sekadar bertahan."
- "We as women, in a very specific way, have come into this life, have brought our children into this life, and we will continue to... bring peace and liberty for our people." "Kita sebagai perempuan, dengan cara yang sangat khas, telah hadir ke dunia ini, telah melahirkan anak-anak kita ke dunia ini, dan kita akan terus menghadirkan perdamaian dan kebebasan bagi rakyat kita." [4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Alexander, Otis (2024-08-02). "Francia Márquez (1981- )". BlackPast.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-17.
- ↑ "Francia Márquez - Wikiwand". www.wikiwand.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-17.
- ↑ "What Colombia's First Black VP Really Wants from the United States". POLITICO (dalam bahasa Inggris). 2023-01-20. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ↑ "Climate Hero: Francia Márquez". One Earth (dalam bahasa Inggris). 2023-12-01. Diakses tanggal 2025-12-17.