Faisal Basri
Tampilan


Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Faisal Hasan Basri Batubara (6 November 1959 - 5 September 2024) adalah ekonom senior dan politikus Indonesia. Ia merupakan pengajar dan peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Di Indonesia, rakyat selalu salah.”
- “Bagaimana kita dapat meningkatkan daya tahan masyarakat kalau kita pelit untuk memperkuat sektor kesehatan ini? 10% dari pendapatan harus kita dedikasikan untuk ini semua, termasuk asuransi kesehatan dan membangun fasilitas kesehatan lainnya.”
- “Langit demokrasi akan kelabu jika kekuatan politik, bisnis, dan media berada di satu tangan.”
- “Benih unggul terorisme adalah ketidakadilan. Pemerintah yang tidak menegakkan keadilan adalah produsen terorisme.”
- “Membangun infrastruktur dengan menerbitkan surat utang bikin ekonomi tidak stabil.”
- “Kekuasaan itu seperti sakau. Kedalamannya tak memiliki dasar.”
- “Hendak membasmi beberapa ekor tikus, seisi lumbung beserta lumbungnya dibakar. Lebih ironis lagi, yang memasukkan tikus-tikus itu adalah sang pembakar lumbung itu sendiri.”
- “Boleh jadi kita akan menggapai kebahagiaan sesaat dengan memperoleh kelimpahan material. Namun, kebahagiaan tersebut semu belaka, hanya sesaat, tak akan langgeng. Bisa jadi, bahkan, bermuara pada derita berkepanjangan. Mungkin, mendekam di penjara.”
- “Pada hakekatnya pembangunan adalah untuk memanusiakan manusia.”
- “Maka bersuaralah lebih lantang, selantang suara azan.”
- “Tidak melakukan kesalahan adalah separuh kemenangan.”
- “Saatnya meluruskan yang bengkok-bengkok. Akui kesalahan yang lalu, mari mengoreksinya, mulai lembaran baru demi selamatkan sebanyak mungkin nyawa manusia, utamanya yang papa.”
- “Kita semua tahu, korupsi adalah kanker ekonomi. Tidak ada negara yang bisa maju kalau dijerat korupsi.”
- “Para petinggi Republik yang memilih hidup bersih, jujur, dan antikorupsi, tentu saja harus rela hidup serba lebih terbatas secara materi. Namun kenyataannya hal itu sama sekali tidak mengurangi, malah sebaliknya menambah, kemuliaan mereka.”[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Erilia, Erika (5 September 2024). "Kutipan Penting dari Faisal Basri, Quotes, & Kata-Kata Bijaknya". Tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-02.