Lompat ke isi

Emily Greene Balch

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Emily Greene Balch

Emily Greene Balch (8 Januari 1867 - 9 Januari 1961) adalah akademisi dan aktivis perdamaian asal Amerika Serikat yang dikenal melalui keterlibatannya di Women’s International League for Peace and Freedom. Ia menulis sejumlah karya penting, termasuk Women at The Hague (1915) dan Occupied Haiti (1927), yang merefleksikan komitmennya terhadap perdamaian internasional. Atas jasanya dalam memajukan perdamaian global, ia dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1946.[1]

  • "As the world community develops in peace, it will open up great untapped reservoirs in human nature."
    • "Seiring berkembangnya komunitas dunia dalam perdamaian, hal itu akan membuka cadangan besar yang belum dimanfaatkan dalam sifat manusia."
  • "Human nature seems to me like the Alps. The depths are profound, black as night, and terrifying, but the heights are equally real, uplifted in the sunshine."
    • "Bagi saya, sifat manusia ibarat Pegunungan Alpen. Kedalamannya sangat dalam, gelap seperti malam, dan menakutkan, tetapi puncaknya sama nyatanya, terangkat dalam sinar matahari."
  • "The future will be determined in part by happenings that it is impossible to foresee; it will also be influenced by trends that are now existent and observable."[2]
    • "Masa depan sebagian akan ditentukan oleh peristiwa-peristiwa yang mustahil untuk diprediksi; masa depan juga akan dipengaruhi oleh tren-tren yang saat ini sudah ada dan dapat diamati."
  • "Industrialization based on machinery, already referred to as a characteristic of our age, is but one aspect of the revolution that is being wrought by technology."
    • "Industrialisasi yang berbasis pada mesin, yang sudah disebut sebagai ciri zaman kita, hanyalah salah satu aspek dari revolusi yang sedang dibawa oleh teknologi."
  • "A major one which no one can overlook is technological and based on inventions and discoveries which have altered the whole basis of production and deeply affected social relations."
    • "Salah satu yang utama dan tidak bisa diabaikan adalah teknologi, yang didasarkan pada penemuan-penemuan dan penemuan baru yang telah mengubah seluruh dasar produksi dan secara mendalam memengaruhi hubungan sosial."
  • "We speculate as to what is in store for us. But we not only undergo events, we in part cause them or at least influence their course. We have not only to study them but to act."[3]
    • "Kita berspekulasi tentang apa yang menanti kita. Namun kita tidak hanya mengalami peristiwa, kita juga sebagian menyebabkannya atau setidaknya memengaruhi jalannya. Kita tidak hanya harus mempelajarinya, tetapi juga bertindak."
  • "What we ought to fear, especially we Americans, is not that someone may drop atomic bombs on us but that we may allow a world situation to develop in which ordinarily reasonable and humane men, acting as our representatives, may use such weapons in our name."
    • "Yang seharusnya kita takuti, terutama kita orang Amerika, bukanlah bahwa seseorang akan menjatuhkan bom atom kepada kita, melainkan bahwa kita mungkin membiarkan situasi dunia berkembang di mana orang-orang yang biasanya masuk akal dan berperikemanusiaan, bertindak sebagai wakil kita, dapat menggunakan senjata tersebut atas nama kita."
  • "We are not asked to subscribe to any utopia or to believe in a perfect world just around the comer. We are asked to be patient with necessarily slow and groping advance on the road forward, and to be ready for each step ahead as it becomes practicable. We are asked to equip ourselves with courage, hope, readiness for hard work, and to cherish large and generous ideals."[4]
    • "Kita tidak diminta untuk mempercayai utopia atau meyakini dunia yang sempurna hanya beberapa langkah di depan. Kita diminta untuk bersabar dengan kemajuan yang lambat dan penuh percobaan di jalan ke depan, serta siap untuk setiap langkah berikutnya saat hal itu menjadi mungkin. Kita diminta untuk membekali diri dengan keberanian, harapan, kesiapan untuk kerja keras, dan untuk menjunjung tinggi cita-cita yang besar dan mulia."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Emily Balch | Pennsylvania Center for the Book". pabook.libraries.psu.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-16.
  2. "TOP 20 QUOTES BY EMILY GREENE BALCH". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-16.
  3. "Emily Greene Balch Quotes". BrainyQuote (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-16.
  4. "Nobel Peace Prize 1946". NobelPrize.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-16.