Emil Salim
Tampilan

Emil Salim lahir pada 8 juni 1930. Ia adalah seorang ekonom dan politikus asal Indonesia. Ia dikenal sebagai tokoh intelektual yang berperan dalam bidang lingkungan hidup. Ketika menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, ia mencetuskan gagasan kepada Tjokropranolo, agar isu lingkungan menjadi sebuah gerakan dalam masyarakat, kemudian mereka melakukan pertemuan bersama organisasi non-pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia yang dikemudian hari menjadi cikal bakal berdirinya Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Jangan berhenti berpikir hingga liang lahat"[2]
- “Alam tidak boleh dikeruk terus menerus karena alam akan melakukan perlawanan dengan melahirkan bencana”[3]
- ”Yang bedakan manusia dengan hewan adalah daya nalarnya, sedangkan hewan tak punya daya nalarnya. Hidup di dunia dimenangkan oleh mereka yang mengembangkan daya nalarnya dengan pendidikan, Science, Technology, Engineering, Mathematics dan Humanity (STEMH). Kuasai STEMH dan Aisyiyah bisa bangun peradaban manusia"[3]
- "Tanpa merusak alam ini, untuk menegakkan perikehidupan yang penuh keadilan, perikehidupan yang penuh hak asasi manusia dan perikehidupan yang manusiawi"[4]
Daftar referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Sejarah". WALHI (dalam bahasa Inggris). 2019-09-28. Diakses tanggal 2020-12-02.
- ↑ Hidup, Kementerian Lingkungan. "Prof. Emil Salim: Inspirator Kelestarian Bumi yang Tak Pernah Berhenti Berpikir dan Berkarya | Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup". Prof. Emil Salim: Inspirator Kelestarian Bumi yang Tak Pernah Berhenti Berpikir dan Berkarya | Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-05.
- ↑ 3,0 3,1 aanardianto (2021-09-15). "Pesan Prof Emil Salim kepada Kader Lingkungan Hidup 'Aisyiyah". Muhammadiyah. Diakses tanggal 2026-01-05.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2022-06-13). Emil Salim: Perlakukan Alam Selayaknya Kita Perlakukan Manusia (dalam bahasa Inggris).