Lompat ke isi

Elza Syarief

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Elza Syarief

Elza Syarief (24 Juli 1957) adalah pengacara Indonesia. Ia dikenal menangani berbagai klien publik, termasuk politikus, pengusaha, dan selebriti. Ia memulai kariernya dengan menangani kasus PHK massal satpam di Telkom. Ia sempat berkarier di kantor O.C. Kaligis, dan pada 1991 mendirikan kantor hukum Elza Syarief & Partner.[1]

  • "Seringkali perjanjian pranikah dianggap seolah-olah disiapkan untuk perceraian. Padahal, tujuan utama perjanjian ini adalah untuk melindungi kedua pasangan, baik suami maupun istri, termasuk anak-anak, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam perkawinan. Penting untuk memandang perjanjian ini secara bijak, bukan hanya dikaitkan dengan perceraian semata.
  • "Perempuan Indonesia sebaiknya lebih bijak. Banyak kasus menunjukkan bahwa tanpa perjanjian pranikah, perempuan bisa menghadapi kesulitan saat terjadi perceraian atau terjerat hutang. Padahal, dengan adanya perjanjian pranikah, perempuan dapat terlindungi secara finansial dan tetap memiliki dana untuk melanjutkan hidupnya."[2]
  • "Menjadi pengacara bukan soal teori, tapi jam terbang. Untuk memiliki keahlian tinggi, kita harus menangani banyak perkara, sehingga bisa memahami sisi positif dan negatif, bagaimana suatu kasus direkayasa, serta bagaimana mengungkapnya hingga terang benderang."
  • "Saya tidak memandang bulu, apakah klien memiliki uang atau tidak. Dengan menangani banyak perkara, keahlian kita otomatis bertambah."
  • "Bagi saya, harta bukanlah segalanya. Kebahagiaanlah yang utama, dan kebahagiaan tidak selalu datang dari uang, melainkan dari kemampuan membahagiakan orang lain sehingga hidup menjadi lebih berarti."[3]
  • "Negara kita adalah negara hukum, sehingga tidak ada yang kebal terhadap hukum. Hanya saja, beberapa perkara bisa berjalan lambat karena adanya pengaruh atau hubungan tertentu."[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Elza Syarief". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-19.
  2. "Elza Syarief: Perempuan Indonesia Jangan Bodoh". Tempo. 2014-09-26. Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. Fimela.com (2017-01-13). "Eksklusif Elza Syarief, Sempat Disangka Bisu". fimela.com. Diakses tanggal 2025-12-19.
  4. Aurellian, Natasha. "Pernah Berseteru, Elza Syarief Beri Pesan untuk Nikita Mirzani yang Dipenjara". hot-gossip. Diakses tanggal 2025-12-19.