Lompat ke isi

Ellie Goulding

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Ellie Goulding
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:

Elena Jane Goulding (/ˈɡoʊldɪŋ/ GOHL-ding; lahir 30 Desember 1986) adalah penyanyi dan penulis lagu Inggris. Lahir di Hereford dan dibesarkan di Lyonshall, Goulding mulai menulis lagu pada usia 15 tahun. Ia merilis singel debutnya "Under the Sheets" melalui Neon Gold Records pada tahun 2009, dan menandatangani kontrak dengan Polydor Records di tahun yang sama, merilis album mini (EP) debutnya, "An Introduction to Ellie Goulding". Sejumlah penghargaan yang telah diterimanya antara lain dua Brit Awards, satu Brit Billion Award, satu Billboard Music Award, 17 BMI London Awards, dan dua nominasi Grammy. Di luar musik, Ellie adalah aktivis dan filantropis yang telah lama menggunakan platformnya untuk melibatkan kaum muda dalam isu-isu global. Pada November 2017, ia dianugerahi Penghargaan Suara Baru Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai pengakuan atas aktivismenya dan menjadi Duta Besar untuk Lingkungan PBB.[1]

  • "I feel like I say this a lot, but there’s a double standard that I have to deal with when it comes to song writing. Male artists are able to write songs that are incredibly demeaning to women and get away with it, yet I’ve written songs about my experience with a bloke and been made out to be the crazy woman. Why is a man allowed to sing ‘these hoes ain’t loyal?’ There’s also a lot of ‘stop talking about politics, stop talking about climate change, stick to singing,’ but I’m like ‘Sorry, but no!'[2]
    • Rasanya saya sudah sering bilang begini, tapi ada standar ganda yang harus saya hadapi dalam hal menulis lagu. Musisi pria bisa menulis lagu yang sangat merendahkan perempuan dan lolos begitu saja, tapi saya pernah menulis lagu tentang pengalaman saya dengan seorang pria dan malah dianggap perempuan gila. Kenapa laki-laki boleh menyanyikan 'These Hoes Ain't Loyal?' Banyak juga yang bilang, 'Berhenti ngomongin politik, berhenti ngomongin perubahan iklim, teruslah bernyanyi,' tapi saya malah bilang, 'Maaf, tapi tidak!'
  • "I think that when an artist is not being truly respected and celebrated for what they’ve achieved, that’s completely wrong. If my name is prefixed by something like ‘so and so’s ex girlfriend’ or ‘newly single’ – when I’m defined by my relationship status – that to me is wrong because I’ve achieved a lot, as a woman in music and as a British artist. It’s nice to be known and respected for your achievements, not to be known for your relationships or who you’re friends with."[2]
    • Saya pikir ketika seorang seniman tidak benar-benar dihormati dan dirayakan atas pencapaiannya, itu sepenuhnya salah. Jika nama saya diawali dengan sesuatu seperti 'mantan pacar si anu' atau 'baru lajang' – padahal saya didefinisikan berdasarkan status hubungan saya – bagi saya itu salah karena saya telah mencapai banyak hal, sebagai seorang perempuan di dunia musik dan sebagai seniman Inggris. Senang rasanya dikenal dan dihormati atas pencapaian Anda, bukan dikenal karena hubungan Anda atau dengan siapa Anda berteman.
  • "I get annoyed when men write degrading songs about women, but women are starting to speak out."[3]
    • Saya merasa terganggu saat laki-laki menulis lagu yang merendahkan perempuan, tetapi perempuan saat ini mulai bersuara.
  • "I got annoyed when Glastonbury had so many men on the line-up."
    • Saya merasa kesal saat (Festival) Glastonbury memiliki begitu banyak penampil pria.
  • I’m a female artist, and I get defined by my male partners – sometimes people I’ve only been on dates with! You’re not allowed to have a fling! You couldn’t possibly have a fling, no, that’s not allowed: you’ve got to have solid relationships and be married.”[4]
    • Saya seorang seniman perempuan, dan saya didefinisikan oleh pasangan laki-laki saya – terkadang orang-orang yang hanya saya kencani! Anda tidak boleh memiliki relasi kasual! Anda tidak mungkin kencan singkat, tidak, itu tidak boleh: Anda harus memiliki hubungan yang solid dan sudah menikah.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Ellie Goulding: Global Goodwill Ambassador (2018 - 2024)". UNEP. Diakses tanggal 2025-12-07.
  2. 2,0 2,1 Rosseinsky, Katie (30 Maret 2016). "Ellie Goulding Talks Girl Squads, Sexism And The End Of The World". Grazia. Diakses tanggal 2025-12-07.
  3. "Ellie Goulding criticises the lack of women performing at music festivals". BBC. 3 Juli 2017. Diakses tanggal 2025-12-07.
  4. "'I'm a female artist and I get defined by my male partners': Ellie Goulding on misogyny, mental health, and her new album". The Independent. 8 April 2023. Diakses tanggal 2025-12-07.