Lompat ke isi

Ellen Marie Wiseman

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Ellen Marie Wiseman adalah seorang penulis Amerika yang karyanya termasuk dalam daftar bestseller New York Times dan telah diterjemahkan ke lebih dari dua puluh bahasa. Ia dikenal karena menulis novel sejarah yang mengangkat isu-isu sosial yang jarang diketahui dan menyoroti ketangguhan manusia.[1]

The Plum Tree

[sunting | sunting sumber]
  • "Time was the only thing I had on my side, because it was the only power that could command change."
    • "Waktu adalah satu-satunya hal yang berpihak padaku, karena itu adalah satu-satunya kekuatan yang dapat memerintahkan perubahan."
  • "There’s a time for everything, you know. A time for work, a time for play, a time for worry, and a time for rest. Right now, enjoy this time with your family. We never know what tomorrow brings."
    • "Ada waktunya untuk segalanya, kau tahu. Waktu untuk bekerja, waktu untuk bermain, waktu untuk cemas, dan waktu untuk beristirahat. Saat ini, nikmatilah waktu bersama keluargamu. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok."
  • "The hardships of war were shaping us into different people—someone we didn’t want to be."[2]
    • "Kesulitan perang membentuk kita menjadi orang-orang yang berbeda—seseorang yang tidak ingin kita jadi."

What She Left Behind

[sunting | sunting sumber]
  • "The world was full of broken people, and all the hospitals and institutions and jails could never mend their fractured hearts, wounded minds, and trampled spirits."
    • "Dunia penuh dengan orang-orang yang hancur, dan semua rumah sakit, lembaga, dan penjara tidak akan pernah bisa menyembuhkan hati mereka yang retak, pikiran mereka yang terluka, dan jiwa mereka yang terinjak-injak."
  • "The earth and everything on it was cast black for those last few minutes of daylight, as if evil ruled the world for that short period of time, before the stars and moon came out to illuminate the night sky and remind everyone and everything that there really was lightness and goodness in the universe, that there really was hope and heaven."
    • "Bumi dan segala isinya tertutup kegelapan selama beberapa menit terakhir cahaya matahari, seolah kejahatan menguasai dunia untuk sementara waktu, sebelum bintang dan bulan muncul untuk menerangi langit malam dan mengingatkan semua orang dan segala sesuatu bahwa benar-benar ada cahaya dan kebaikan di alam semesta, bahwa benar-benar ada harapan dan surga."
  • "I won’t let my past define my future."[3]
    • "Aku tidak akan membiarkan masa laluku menentukan masa depanku."

The Lost Girls of Willowbrook

[sunting | sunting sumber]
  • "It was just easier to believe in the boogeyman than to acknowledge that there were so many evil people in the world."
    • "Lebih mudah mempercayai hantu jahat daripada mengakui bahwa ada begitu banyak orang jahat di dunia ini."
  • "What happened there should serve as a reminder to us all that we need to be more protective of the most vulnerable among us, and that every human being has the right to learn and grow and, more importantly, to be treated with kindness, respect, and compassion."
    • "Apa yang terjadi di sana seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kita perlu lebih melindungi mereka yang paling rentan di antara kita, dan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk belajar dan berkembang serta, yang lebih penting, diperlakukan dengan kebaikan, rasa hormat, dan belas kasih.”
  • "Painful memories were not going to steal the wonderful parts of life away from her, or stain them in any way."[4]
    • "Kenangan yang menyakitkan tidak akan mencuri bagian-bagian indah dari hidupnya, atau menodainya dengan cara apa pun."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Home". Ellen Marie Wiseman (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-20.
  2. "Best Quotes of The Plum Tree with Page Numbers By Ellen Marie Wiseman". www.bookey.app (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-20.
  3. Wiseman, Ellen Marie (2013-12-31). What She Left Behind: A Haunting and Heartbreaking Story of 1920s Historical Fiction (dalam bahasa Inggris). Kensington Books. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Wiseman, Ellen Marie (2022-08-30). The Lost Girls of Willowbrook: A Heartbreaking Novel of Survival Based on True History (dalam bahasa Inggris). Kensington Books. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)