Lompat ke isi

Ece Temelkuran

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Ece Temelkuran adalah seorang jurnalis dan komentator politik Turki, dan penulis buku How to Lose a Country: The 7 Steps from Democracy to Dictatorship. [1] [2]

  1. “Zašto da provodim revoluciju kad neću moći plesati?” Artinya: “Apakah itu merupakan suatu revolusi yang tidak bisa kita lakukan?” [3]
  2. “When morality is exiled from public life and isolated in the private spaces of the individual, to be enjoyed only at certain times in our day, how can we know with any certainty that shame and mercy are shared concepts? and how can we convince people not to commit evil in those realms of public life from which law enforcement is absent.” Artinya: "“Ketika moralitas diasingkan dari kehidupan publik dan diisolasi di ruang privat individu, untuk dinikmati hanya pada waktu-waktu tertentu dalam keseharian kita, bagaimana kita bisa yakin bahwa rasa malu dan belas kasihan adalah konsep yang dianut bersama? Dan bagaimana kita bisa meyakinkan orang untuk tidak berbuat jahat di ranah kehidupan publik yang tidak memiliki penegakan hukum.” [3]
  3. “Whatever the answer is, it ought to be clear to all of us that it does not include the luxury of not taking action, namely political action. our concept of Joy should be redefined to understand the collective action does not only make for a better world, but a fulfilled individual.” Artinya: Apa pun jawabannya, seharusnya jelas bagi kita semua bahwa hal itu tidak termasuk kemewahan untuk tidak bertindak, yaitu tindakan politik. Konsep kita tentang Kegembiraan harus didefinisikan ulang untuk memahami bahwa tindakan kolektif tidak hanya menciptakan dunia yang lebih baik, tetapi juga individu yang terpenuhi. [3]
  4. “It’s a funny fact about humanity: fear and pain, rather than courage and joy, are diminished when they are shared” Artinya: “Ini adalah fakta lucu tentang kemanusiaan: ketakutan dan penderitaan, alih-alih keberanian dan kegembiraan, berkurang ketika mereka dibagi” [3]
  5. “Today, the voice of populist infantile politics is amplified by social media allowing the ignorant to claim equality with the informed.” Artinya: “Saat ini, suara politik populis yang kekanak-kanakan diperkuat oleh media sosial yang memungkinkan orang-orang yang kurang pengetahuan mengklaim kesetaraan dengan orang-orang yang berpengetahuan.” [4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Ece Temelkuran THE NEW INSTITUTE - THE NEW INSTITUTE". thenew.institute (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
  2. "Review: How to Lose a Country, Ece Temelkuran". The Bosphorus Review Of Books (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 "Ece Temelkuran Quotes (Author of How to Lose a Country) (page 3 of 4)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-05.
  4. "Top 7 Ece Temelkuran Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.