Lompat ke isi

Dorothea Rosa Herliany

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Dorothea Rosa Herliany (lahir 20 Oktober 1963 di Jawa Tengah) adalah pengarang, sastrawan dan aktivis kebudayaan Indonesia. Ia dikenal melalui karya-karyanya yang menyoroti pengalaman perempuan, tubuh, bahasa, kekuasaan, dan relasi sosial, serta keterlibatannya dalam gerakan sastra dan kebudayaan.[1]

  1. "Saya merasakan mereka takzim mendengarkan pembacaan puisi-puisi saya yang bertema tentang perempuan,"[2]
  2. "Bahwa puisi Indonesia sungguh kaya, dan ada banyak hal lain dibicarakan di Indonesia. Hal-hal yang lebih kekinian, bahwa sastra Indonesia itu adalah sastra yang hidup, terus berjalan, berkembang, dan sudah bergerak jauh, dan terus bergerak,"[2]
  3. "Identitas Indonesia ada di bahasa, dan kesenian bahasawi yang paling nyata adalah puisi,"[2]
  4. "Sastra adalah jati diri suatu bangsa"[3]
  5. "Tradisi patriarkal berada di mana-mana menindas yang lemah. Kemurungan yang tersirat, juga bisa merupakan satu cara untuk melihat Indonesia"[3]
  6. "Kita jarang mendapat sesuatu yang sungguh-sungguh sebuah "bacaan" yang bermanfaat dan memberi "nilai" untuk kehidupan ini. Dulu buku memang sedikit, tapi buku yang diterbitkan telah melalui pemeriksaan tim editor yang tidak sembarangan dan berpengalaman."[3]
  7. "…dalam mencipta saya bebaskan diri dari tempurung jender. Saya tidak sedang menjadi perempuan atau lelaki. Tidak pernah ingin peduli identitas seksual."[4]

Daftar Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Badan Bahasa". dapobas.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2025-12-20.
  2. 2,0 2,1 2,2 antaranews.com (2013-07-25). "Penyair Indonesia baca puisi di Jerman". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-20.
  3. 3,0 3,1 3,2 "Dorothea Rosa Herliany: Sastra dan Buku Sesaat – DW – 16.08.2013". dw.com. Diakses tanggal 2025-12-20.
  4. "Dua Penyair Indonesia di Hamburg – Sastra-Indonesia.com" (dalam bahasa American English). 2011-11-03. Diakses tanggal 2025-12-20.