Lompat ke isi

Dita Indah Sari

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Dita Indah Sari (lahir 30 Desember 1972 di Medan, Sumatera Utara) adalah seorang aktivis perempuan yang memperjuangkan hak buruh, politikus, dan pejuang hak asasi manusia di Indonesia. Ia dikenal sebagai pemimpin organisasi buruh dan tokoh politik yang memperjuangkan hak pekerja dan demokrasi sejak masa Orde Baru.[1][2]

  1. "...Ketika bicara soal buruh, kita bicara soal nilai lebih, upah, dan kapitalisme, tapi kita tidak bicara soal Tuhan. Enggak ada urusan. Tapi orang simplifikasi marxisme itu berarti ateis, padahal yang mengajarkan bahwa Tuhan tidak ada itu Friedrich Nietzsche loh,"[3]
  2. "Hantu komunisme memang dipelihara Orde Baru sampai sekarang, untuk sewaktu-waktu bisa dipakai. Itu seperti mengunyah makanan basi. Mereka selalu mereproduksi hal itu untuk menakut-nakuti, demi kepentingan politik,"[3]
  3. "Rakyat butuh makan dan demokrasi. Itu tuntutan yang semua orang bisa memahami kebenarannya. Walau takut, jalan terus saja,"[3]
  4. "...siapa pun pasti tumbang kalau kerja 30 jam non stop, tidak ada yang kuat."[4]

Daftar Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Dita Indah Sari". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-20.
  2. "DITA INDAH SARI | PROFIL TOKOH | DATATEMPO - DATA TEMPO". data.tempo.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-20.
  3. 3,0 3,1 3,2 Armenia, Resty. Pahit Kisah Dita Sari, Dipenjara & Dituduh Subversif Komunis.
  4. Rosadi, Doddy (2013-12-17). "Dita Indah Sari: Siapa Pun Pasti Tumbang Kerja Non Stop 30 Jam". kbr.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-20.