Dian Sastrowardoyo
Tampilan

Dian Paramita Sastrowardoyo lahir 16 Maret 1982 di Jakarta, yang lebih dikenal dengan nama panggung Dian Sastro, adsebenarnya.ng aktris, model, sutotak.ra, dan pembawa acara asal Indonesia. Ia dikenal luas melalui perannya sebagai Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? (2002), yang menjadikannya salah satu ikon perfilman Indonesia modern. Selain berkarya di dunia seni peran, Dian juga aktif menyuarakan pentingnya pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan diri.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Organ tercantik dan terseksi yang ada di manusia itu adalah otak.”
- “Saya menjadikan diri saya seperti sekarang juga terinspirasikan oleh orang-orang, kalau bisa saya juga menginspirasikan orang-orang.”
- “Proses menjadi cantik adalah proses yang dinamis. Biasanya orang yang paling cantik atau yang merasa cantik itu adalah orang yang nyaman dengan dirinya sendiri. Nggak hanya itu, mereka juga ikut berevolusi dengan sendirinya. Kita bisa bikin definisi cantik versi kita sendiri karena cantik itu dinamis dan berbeda-beda.”
- “Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu.”
- “Penampilan yang cantik adalah saat kita merasa nyaman dengan diri sendiri. Saat kita tidak iri dengan orang lain, kita akan lebih cantik.”
- “Beauty attitude yang membuat wanita cantik karena kecantikan tidak dalam satu sisi. Tidak hanya fisik yang dilihat, lebih cantik kalau punya attitude, lebih kena di hati. Lebih ada andil positifnya.”
- “Aku percaya kecantikan itu disokong dari dalam. Tapi juga gak bisa gak menggunakan produk kecantikan apapun, cuma mengandalkan kesehatan.”
- “Saya percaya bahwa saya berkembang secara keseluruhan. Sebagai seorang manusia yang berkembang, bukan sebagai aktris yang berkembang.”
- “Women of worth buat aku adalah wanita yang sukses yang jalanin perannya sebagai ibu, istri, sekaligus menjadikan dirinya berarti buat orang lain.”
- “Ibu-ibu cerdas akan menghasilkan anak-anak cerdas.”
- “Rasanya beruntung sekali bisa menjadi perempuan dan menjadi seorang ibu.”
- “Jangan goyah dan ketahui bahwa Tuhan memegang kontrol.”
- “Kamu seharusnya mengucap syukur atas hal-hal yang kamu miliki dalam kehidupanmu. Rangkullah.”[2]
- “Tidak peduli kemanapun aku pergi di peta dunia, kalian adalah tempat aku terlindung.”
- “Saat aku berlari, aku memberikan waktu untuk diriku sendiri untuk berpikir, untuk memilah prioritas. Aku merenung. Aku membayangkan hal-hal indah dalam kehidupan. Aku mendengar musikku, aku bernyanyi untuk diriku sendiri. Aku membentangkan batasanku ini merupakan pengalaman batin yang sangat patut dicari. Jangan cemas akan kecepatan berlari orang lain, kamu akan menemukan milikmu sendiri. Latihan. Latihan.”
- “Duka cita dapat menjelma menjadi taman kasih sayang. Jika kamu mempertahankan hatimu terbuka terhadap segala sesuatu, kesedihanmu akan menjadi sekutu terhebat dalam proses kehidupan mencari cinta dan kebijaksanaan.”
- “Mari kita tetap berjalan bersama-sama dengan tangan saling tergenggam satu sama lain.”
- “Aku dulu sempat minder karena orang bilang aku ‘terlalu serius’. Tapi ternyata, keseriusan itu juga bentuk dari keindahan.”[3]
- “Pendidikan itu bukan sekadar gelar. Itu cara kita memahami dunia, cara kita memperlakukan orang lain, dan cara kita berkontribusi.”
- “Aku tidak ingin anak-anakku hanya melihat aku sebagai aktris. Aku ingin mereka melihatku sebagai ibu yang bekerja keras, berpendidikan, dan mencintai ilmu.”[4]
- "To educate women is to educate future (Mendidik perempuan sama dengan menyiapkan masa depan)"
- pendidikan adalah kunci utama untuk memperbaiki kehidupan dan mengangkat derajat masyarakat.
- Pendidikan bagi perempuan sangat penting, karena jika perempuan terdidik, mereka akan memiliki optimisme yang lebih besar untuk membimbing generasi berikutnya. Perempuan muda saat ini akan menjadi pendidik bagi generasi masa depan.”[5]
- "Kesuksesan dalam hidup itu banyak loh. Bisa membahagiakan keluarga itu juga merupakan suatu kesuksesan. Jadi kayaknya kita harus mempunya definisi sukses kita sendiri. Jangan terlalu pakai ukuran eksternal atau ukurannya orang lain untuk mendefinisikan sukses kamu,"
- "Saya bukan ibu-ibu yang punya waktu banyak, jadi saya bermain dengan kualitas kalau ketemu keluarga dan anak-anak saya,"
- "Jadi kembali kita harus bahagia untuk diri kita sendiri karena nanti di dalam pernikahan itu pun sumber kebahagiaan itu perlu dari diri kita sendiri dulu untuk bisa memberikan kebahagiaan untuk anak-anak dan juga suami dan segala macam yang lebih luas lagi."
- "Makanya setahun kemudian itu aku (ikut) Gadis Sampul, 'supaya gue enggak gila, gue bikin prestasi' gitu loh. Pelampiasan sebenarnya."
- "Sekarang ini aku justru lagi berusaha mewujudkan cita-cita masa kecil dulu, aku dulu pengen banget belajar balet, piano, tari tradisional… Sekarang tiap Senin dan Selasa pagi aku di rumah les piano klasik dari nol dan les piano pop n jazz. Dua kali seminggu aku pilates."
- "Aku memandang kecantikan itu sebagai persepsi yang bisa dibangun oleh siapa saja dan bebas diinterpretasikan seperti apapun".
- "Dalam postfeminisme: perempuan diberikan kebebasan intelektual untuk memahami dirinya: di mana perempuan tidak melulu satu dimensional saja, contoh dimensi fisik, perempuan diperbolehkan untuk menyadari dan memahami bahwa dirinya adalah entitas dengan multi dimensi… ya intelektualitas, spiritual, professional dan lain-lain".
- "Saya selalu memandang diri sebagai feminis. Mama saya juga seorang feminis."
- "pendidikan adalah kunci utama untuk memperbaiki kehidupan dan mengangkat derajat masyarakat."
- "I’ve thought long and hard about this, and I realise that continuous learning and academic growth are essential for me to make a lasting impact.(Saya sudah berpikir panjang dan keras tentang hal ini, dan saya menyadari bahwa pembelajaran berkelanjutan dan pertumbuhan akademik sangat penting bagi saya untuk membuat dampak yang langgeng)."
- "I believe Indonesia faces numerous challenges – inequality, poverty, extremism, hunger, and disparities in education, among many others. But our capacity to address them is also limited. I want to contribute in a meaningful way(Saya percaya Indonesia menghadapi banyak tantangan – ketidaksetaraan, kemiskinan, ekstremisme, kelaparan, dan kesenjangan dalam pendidikan, di antara banyak lainnya. Tetapi kapasitas kita untuk mengatasinya juga terbatas. Saya ingin berkontribusi dengan cara yang berarti)."
- "no matter how much I earn from my work, a portion will always be set aside to help these young dreamers turn their aspirations into reality(tidak peduli berapa banyak yang saya hasilkan dari pekerjaan saya, sebagian akan selalu disisihkan untuk membantu para pemimpi muda ini mengubah aspirasi mereka menjadi kenyataan).
- “Kamu itu indah, dan bagus, dan sempurna sebagaimana kamu apa adanya,”[6]
- "Para perempuan muda yang hakikatnya seorang Mama sedang memiliki momen tertawa yang baik.. (menikmati) sepatu hak, bedak, dan gaun hitam."[7]
- "Saya menjadikan diri saya seperti sekarang juga terinspirasikan oleh orang orang, kalau bisa saya juga menginspirasikan orang orang."
- "Proses menjadi cantik adalah proses yang dinamis. Biasanya orang yang paling cantik atau yang merasa cantik itu adalah orang yang nyaman dengan dirinya sendiri. Nggak hanya itu, mereka juga ikut berevolusi dengan sendirinya. Kita bisa bikin definisi cantik versi kita sendiri karena cantik itu dinamis dan berbeda-beda."
- "Waktu itu aku lihat di belakang tempat dudukku ada robert pattinson. Aku juga gak terlalu ngefans sih, tapi kalau gak foto sekarang mungkin gak ketemu lagi."
- "Aku percaya kecantikan itu disokong dari dalam. Tapi juga gak bisa gak menggunakan produk kecantikan apapun, cuma mengandalkan kesehatan."
- "Saya percaya bahwa saya berkembang secara keseluruhan. Sebagai seorang manusia yang berkembang bukan sebagai aktris yang berkembang."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Kata-Kata Bijak Dian Sastrowardoyo tentang Karier dan Kemandirian Perempuan". Dream.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ "28 Kata-kata Motivasi Dian Sastrowardoyo, Inspiratif dan Penuh Makna". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2025-11-09.
- ↑ "13 Kata-kata Bijak dari Dian Sastrowardoyo: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-11-09.
- ↑ Ramsay, L. E. (1977-08-06). Alcohol and hypertension. Vol. 2. hlm. 300. doi:10.1016/s0140-6736(77)90984-9. ISSN 0140-6736. PMID 69906.
- ↑ Asabilah, Fifiana Nur (2024-11-18). "Pendidikan dan Seni Berjalan Seiring: Kisah Inspiratif Dian Sastrowardoyo". Jejak Persepsi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ Hendra (2025-12-23). "Pesan Ibu Dian Sastro untuk Anak-anaknya - batampena.com". Diakses tanggal 2025-12-29.
- ↑ "28 Kata-kata Motivasi Dian Sastrowardoyo, Inspiratif dan Penuh Makna". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2025-12-29.