Lompat ke isi

Dewi Sukarno

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Ratna Sari Dewi Soekarno dikenal luas di Jepang sebagai Dewi Fujin adalah seorang pengusaha, sosialita, dan tokoh televisi kelahiran Jepang. Ia adalah istri keenam Presiden Indonesia pertama, Soekarno.[1][2][3] Dewi Soekarno sebenarnya adalah perempuan Jepang bernama asli Naoko Nemoto.[4]

  1. “Hampir-hampir saya menutup mata. Saya sama sekali tidak mengerti, mengapa adegan-adegan sedih harus ditontonkan kepada umum. Barangkali maksudnya untuk memperlihatkan kepada rakyat fakta-fakta mengenai perbuatan yang kejam dan tidak berperikemanusiaan itu. Kedengkian, kemarahan dan kesedihan hampir-hampir tidak dapat dipercaa bahwa Jenderal (Ahmad) Yani telah meninggal dunia,”[5]
  2. “Ucapan-ucapan untuk mengenang mereka yang berpulang diucapkan oleh Jenderal (Abdul Haris) Nasution, menyedihkan hatiku. Dia sendiri terluka, kakinya patah sewaktu meloloskan diri dari bahaya. Bahkan ia kehilangan anak perempuannya. Sebenarnya tidak mengherankan bila ia menjadi seorang ‘Setan Pembalas Dendam’. Namun sambil tersedu-sedu, kata-kata terakhir yang diucapkan itu masih mendengung di telingaku,”[5]
  3. “Kami mengundang Nyonya Yani yang suaminya telah mengakhiri hidupnya dalam suatu kematian yang celaka itu, datang ke Istana Merdeka. Ia seorang wanita yang cantik dan biasanya suka bergurau,”[5]
  4. "Bapak (Presiden Soekarno) sempat marah-marah dan mengeluh kepada saya bahwa jenderal-jenderalnya dianggap pengkhianat kepada dirinya. Saya bilang jangan gitu dong Pak, mereka kan anak buahmu, sabar ya,"[6]
  5. “….bangku sekolah kutinggalkan, lalu aku nekat bekerja sebagai kabaret di pusat hiburan Akasaka, di kawasan Ginza, Tokyo. Sebagai geisha, sebagai perempuan penghibur. Barangkali banyak orang mencibir profesiku ini. Tetapi aku bisa memakluminya. Kebutuhan hidup yang mendesak, telah membutakan nalarku. Yang terlintas saat itu, hanya bagaimana bisa bertahan hidup, seluruh keluarga bisa makan secara layak, tak kelaparan…”.[7]
  6. "Mantan pacar saya itu meminta saya pindah tinggal bersamanya kembali di Amerika Serikat,"[6]
  7. “Jika ada pria yang sangat Anda cintai, tetapi penghasilan tahunannya hanya 2 juta yen. Dan ada pria lain yang tidak Anda cintai, tapi penghasilan tahunannya 20 miliar yen. Anda pilih yang mana?”[8]
  8. "Saat itu pertama kali kami berduaan, dari Tampaksiring kami melihat jajaran pohon kelapa di sore hari, dan matahari tampak begitu besar perlahan tenggelam, kemudian bayangan dari pohon kelapa itu perlahan gelap," Kemudian beliau berkata, "Jadilah inspirasi hidupku, jadilah teman hdupku, bahagiakanlah hidupku,"[9]
  9. "Saya tidak bisa menyimpukan ini cinta. Saya seperti mengagumi ciptaan Tuhan, beliau sangat mengagumkan. Perasaan cinta itu datang setelahnya".[9]
  10. "Bung Karno itu saya tahu benar-benar sangat mencintai Indonesia dengan Rakyatnya".[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Setyawan, Dicky. "Profil Dewi Soekarno Istri Bung Karno & Kisah Hidupnya Kini". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-14.
  2. antaranews.com (2025-02-17). "Profil Dewi Soekarno, lepas status WNI demi dirikan Parpol di Jepang". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-14.
  3. "Profil Dewi Soekarno: Perjalanan Hidup, Keluarga, dan Kiprah Sosial Istri Presiden Soekarno". merdeka.com. 2025-05-19. Diakses tanggal 2025-12-14.
  4. Fakhri, M. "Istri Presiden RI Lepas Status WNI Demi Bikin Partai di Jepang". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-31.
  5. 5,0 5,1 5,2 Wirayudha, Randy (2025-11-25). "Dewi Sukarno Setelah G30S". Historia.ID. Diakses tanggal 2025-12-14.
  6. 6,0 6,1 "Dewi Soekarno Ungkap Kisah Presiden 1 Indonesia yang Marah Dikhianati Para Jenderal". Surya.co.id. Diakses tanggal 2025-12-14.
  7. "Kisah Cinta Ratna Sari Dewi dan Soekarno: Dari Tokyo ke Istana Negara". KOMPAS.com. 2025-02-18. Diakses tanggal 2025-12-31.
  8. Aditiya, Surya (2024-09-02). "Cinta vs Uang, Mana yang Lebih Penting dalam Hubungan? Ini Kata Dewi Sukarno". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2025-12-31.
  9. 9,0 9,1 "Momen Romantis Soekarno Saat Meminang Ratna Sari Dewi, Ucapannya Tetap Sebagai yang Terindah". Surya.co.id. Diakses tanggal 2025-12-31.
  10. Mediatama, Sisnet. "Surat Terbuka Ny. Ratna Sari Dewi Soekarno Kepada Soeharto (Terjemahan Bebas Dari VRIJ Nederland)". m.beritahukum.com. Diakses tanggal 2025-12-31.