Dewi Motik
Tampilan
Dewi Motik lahir Jakarta pada tanggal 10 Mei 1949. Ia adalah anak ketiga dari sepuluh bersaudara. Ayahnya, Basyaruddin Rahman Motik merupakan seorang pengusaha terkenal asal Palembang.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Saya selalu berpegang pada Al-Quran Nur Karim. Di dalamnya dikatakan bila ingin melihat suatu negera lihatlah wanitanya. Wanita sebagai tiang negara, sebagai sanggahan.[2]
- Saya percaya sejarah tidak bisa diulang. Semua kegiatan harus didokumentasikan sesuai pekerjaan dan kiprah masing-masing.[3]
- Saya selalu membiasakan membaca Al-Quran setiap hari, dari pagi saya sudah membaca surat-surat dan doa dalam Al-Quran.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Dewi Motik. 2025-11-14.
- ↑ "Bagaimana tentang KOWAPI, bu? – Dewi Motik Pramono" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-14.
- ↑ Dewi Motik Ajak Perempuan Indonesia Arsipkan Kisah Hidup.
- ↑ "Dewi Motik: Selalu Bersyukur dan Menikmati Hidup". geriatri.co.id. Diakses tanggal 2025-12-14.