Lompat ke isi

Cut Nyak Meutia

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Tjoet Nyak Meutia (lahir 15 Februari 1870) adalah pahlawan nasional Indonesia dari daerah Aceh. Ia dimakamkan di Alue Kurieng, Aceh. Ia menjadi pahlawan nasional Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107/1964 pada tahun 1964.[1][2]

  1. “Penyerahan pimpinan itu aku terima dengan penuh tanggung jawab pada agama dan negeri kita. Akan tetapi, bila pimpinanku kurang sempurna supaya cepat ditegur sehingga segala urusan dapat berjalan lancar dan baik dan supaya kita semua seiya sekata, bersatu hati, dan tidak terpecah belah.”[3][4]
  2. “Perjuangan tidak mengenal kata lelah. Teruslah berjuang dengan segala yang ada padamu, demi kebebasan bangsa ini.”[5]
  3. “Selamatkan anakku, Raja Sabi. Aku serahkan dia kepadamu.”[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Kisah Hidup Cut Nyak Meutia, dari Pertempuran Melawan Kolonial hingga Percintaan yang Rumit". merdeka.com. 2023-12-05. Diakses tanggal 2025-12-12.
  2. Media, Kompas Cyber (2021-06-02). Cut Meutia: Kehidupan, Perjuangan, dan Akhir Hidup.
  3. Klasika, Kompas (2018-08-13). "Cut Meutia, Perjuangan Mutiara dari Serambi Mekah". Klasika (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-12.
  4. Liputan6.com (2025-01-23). "350 Quote Pahlawan Inspiratif untuk Bangkitkan Semangat Juang". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-12. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  5. "69 Quotes Hari Pahlawan yang Menginspirasi untuk Membakar Semangat". kumparan. Diakses tanggal 2025-12-12.
  6. Agustina, Tiya (2024-07-19). "Cut Nyak Meutia: Potret Keberanian dan Ketangguhan Wanita Aceh". Nisa.co.id. Diakses tanggal 2025-12-12.