Cindy Bishop


Cynthia Carmen Burbridge-Bishop (Thai: ซินเธีย คาร์เมน เบอร์บริดจ์-บิชอพ; atau ซินดี้ สิริยา วินศิริ) atau dikenal juga sebagai Cindy Sirinya Bishop (lahir 30 Desember 1978) merupakan supermodel, pemeran, dan pembawa acara televisi Thailand. Cindy adalah pemegang gelar Miss Thailand 1996 dan juri dalam acara TV Asia's Next Top Model. Selain kariernya dalam industri hiburan, Cindy juga dikenal dengan aktivismenya. Ia merupakan aktivis yang mengampanyekan penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Pada 2020, ia ditunjuk sebagai duta besar regional UN Women untuk Asia dan Pasifik, mempromosikan kesetaraan gender melalui pendidikan, masyarakat, dan pemerintah.[1]
Pada 2018, Cindy memulai tagar #DontTellMeHowToDress di media sosial setelah membaca pesan pemerintah yang melarang perempuan berpakaian terbuka saat perayaan tahun baru. Pada 2021, namanya masuk ke dalam daftar 100 perempuan menginspirasi 100 Women (BBC).[2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "..how do we bring everybody into the conversation? How do we engage with law enforcement? How do we appeal to the government to put policies in place that are better going to protect women?”[3]
- ..bagaimana kita melibatkan semua orang dalam diskusi ini? Bagaimana kita melibatkan penegak hukum? Bagaimana kita menghimbau pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih baik dalam melindungi perempuan?
- “Yes, there is a lot of hype in the media about the empowerment of women, with so many commercials and campaigns. Great! But let's make sure it's sustainable. Let's make sure it's really creating the impact we want in the lives of women.”[3]
- Ya, ada banyak sekali gembar-gembor di media tentang pemberdayaan perempuan, dengan begitu banyak iklan dan kampanye. Bagus! Tapi mari kita pastikan ini berkelanjutan. Mari kita pastikan ini benar-benar menciptakan dampak yang kita inginkan dalam kehidupan perempuan.
- “If a woman becomes too visible when she speaks out, whether she's an activist or a celebrity, she gets bullied to the point where she decides to close her mouth."[3]
- Jika seorang perempuan menjadi terlalu terlihat saat berbicara, baik dia seorang aktivis atau selebriti, dia akan diintimidasi sampai-sampai dia memutuskan untuk menutup mulutnya.
- “I think everyone needs to just breathe, relax and take some time to listen to each other a little bit more. If we can do that, I think a lot of problems would be solved.”[3]
- Saya rasa semua orang perlu bernapas, rileks, dan meluangkan waktu untuk saling mendengarkan lebih banyak lagi. Jika kita bisa melakukan itu, saya rasa banyak masalah bisa terselesaikan.
- “There are so many more examples of positive male allies. This is why we need to shift our tone."[3]
- Ada begitu banyak contoh sekutu pria yang positif. Inilah mengapa kita perlu mengubah nada bicara kita.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "From where I stand: "Don't tell me how to dress!"". UN Women. 12 November 2018. Diakses tanggal 2025-12-06.
- ↑ "BBC 100 Women 2020: Who is on the list this year?". BBC. 24 November 2020. Diakses tanggal 2025-12-06.
- ↑ 3,0 3,1 3,2 3,3 3,4 Bunnag, Nad (2 September 2024). "Cindy Bishop on gender equality, empowerment and leading "well"". Thai PBS World. Diakses tanggal 2025-12-06.