Christine Hakim
Tampilan

Herlina Christine Natalia Hakim lahir di Kuala Tungkal, Jambi pada tanggal 25 Desember 1956. Ia adalah seorang aktris pemeran, produser, dan aktivis berkebangsaan Indonesia.[1] Christine Hakim dikenal sebagai aktris senior di industri hiburan tanah air. Ia pertama kali debut di dunia seni peran pada tahun 1973. Tak hanya menjadi aktris, Christine Hakim juga aktif di belakang layar sebagai seorang produser.[2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Film adalah bangku universitas bagi saya."[3]
- “Ciri khas yang mudah untuk menandai kehadiran saya, ya, dengan batik.
- “Seberapa banyak yang bisa kamu serap dari kehidupan ini dengan rasa atau pikiran kamu, itulah yang akan menjadi daya dan bobot keaktoran kamu.”
- “Batik adalah perjalanan hidup, tekad, pilihan. Tapi sesungguhnya, saat berbicara tentang batik, kita bicara soal cinta.” [4]
- "Saya menyadari bahwa film ini kaya akan ilmu pengetahuan ya. Tolol sekali bagi saya kalau saya tidak memanfaatkan dunia ini. Dan sejak itu saya komitmen bahwa film akan jadi bangku kuliah buat saya, saya akan belajar terus di film."
- "Pada kasus saya pribadi, saya terutama sangat concern pada pesan moral. Itulah yang selalu jadi perhatian saya dalam memilih terlibat dalam film." [5]
- "Bagi saya, penghargaan-penghargaan yang saya dapatkan justru menjadi motivasi sekaligus pengingat bahwa masih ada banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Menjadi seorang pekerja seni artinya kita harus mampu terus mengasah dan mengeskplorasi kemampuan kita terus menerus, rasa, wawasan, dan kreativitas harus terus dirangsang dan dikembangkan."
- "Melalui film dan peran yang saya mainkan, secara tidak langsung saya juga belajar untuk memahami perjuangan menjadi Ibu, bukan lagi dari sudut pandang anak melainkan sudut pandang ibu. Ketika di rumah, saya berharap untuk tidak lagi memikirkan banyak hal, tapi ini tentu tidak mungkin mengingat peran saya sebagai anak, istri, dan ibu."[6]
- "Memang berat untuk dikatakan, dan berat pula untuk diakui bahwa Indonesia kehilangan akar budaya. Namun, inilah hal yang semakin terasakan."
- "Keberagaman budaya dan daya tahan masyarakat lokal inilah yang di masa lalu memperlihatkan akar budaya dan jati diri bangsa kita."
- "Selama ini kebijakan politik baru sebatas politik itu sendiri. Sementara itu, kebijakan politik terhadap pendidikan dan kebudayaan masih rapuh."[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Biodata Christine Hakim, Artis Legendaris Tanah Air". kumparan. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ Indriyati Putri, Choiriyah (24 November 2025). "Profil Christine Hakim: Biodata, Karier di Hollywood, Film, dan Foto Waktu Muda". inilah.com. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ Liputan6.com (2002-09-01). "Christine Hakim: "Film Adalah Bangku Universitas Saya"". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-05. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Advertorial, Tim. "Christine Hakim, Keteguhan Komitmen". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ Wijaya, Andesta Herli (06 September 2023). ""Pada kasus saya pribadi, saya terutama sangat concern pada pesan moral. Itulah yang selalu jadi perhatian saya dalam memilih terlibat dalam film,"". validnews.id. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ “Goodcommerce”. "Christine Hakim | Greatmind". www.greatmind.id. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Christine Hakim: Kita Kehilangan Akar". kompas.com. 22 Mei 2010. Diakses tanggal 2025-12-05.