Ayaan Hirsi Ali
Tampilan

Ayaan Hirsi Ali (lahir Ayaan Hirsi Magan , 13 November 1969) adalah seorang penulis, aktivis, pemikir konservatif, dan mantan politikus kelahiran Somalia-Belanda dan Amerika.[1][2][3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Islam is not a race. Islam is simply a set of beliefs, and it is not Islamophobic to say Islam is incompatible with liberal democracy.[4]
- "Islam bukanlah sebuah ras. Islam hanyalah seperangkat kepercayaan, dan bukanlah Islamofobia untuk mengatakan bahwa Islam tidak sesuai dengan demokrasi liberal."
- The veil deliberately marks women as private and restricted property, nonpersons. The veil sets women apart from men and apart from the world; it restrains them, confines them, grooms them for docility. A mind can be cramped just as a body may be, and a Muslim veil blinkers both your vision and your destiny. It is the mark of a kind of apartheid, not the domination of a race but of a sex.[5]
- "Jilbab sengaja menandai perempuan sebagai milik pribadi dan terbatas, bukan manusia. Jilbab memisahkan perempuan dari laki-laki dan dunia; jilbab mengekang mereka, membatasi mereka, dan mempersiapkan mereka untuk patuh. Pikiran bisa terasa sempit, sebagaimana tubuh, dan jilbab Muslim mengaburkan pandangan dan takdir Anda. Itu adalah tanda semacam apartheid, bukan dominasi ras, melainkan dominasi jenis kelamin."
- The only position that leaves me with no cognitive dissonance is atheism. It is not a creed. Death is certain, replacing both the siren song of Paradise and the dread of Hell. Life on this earth, with all its mystery and beauty and pain, is then to be lived far more intensely we stumble and get up, we are sad, confident, insecure, feel loneliness and joy and love. There is nothing more but I want nothing more.[6]
- "Satu-satunya posisi yang tidak meninggalkan disonansi kognitif bagi saya adalah ateisme. Itu bukan sebuah keyakinan. Kematian itu pasti, menggantikan nyanyian sirene Surga dan kengerian Neraka. Kehidupan di bumi ini, dengan segala misteri, keindahan, dan rasa sakitnya, harus dijalani dengan jauh lebih intens. Kita tersandung dan bangkit, kita sedih, percaya diri, tidak aman, merasakan kesepian, sukacita, dan cinta. Tak ada yang lebih, tetapi aku tak menginginkan apa pun lagi."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Applebaum, Anne (4 February 2007). "The Fight for Muslim Women A feisty memoir from a controversial champion of female rights".
- ↑ "Ayaan Hirsi Ali on Q&A: the west must stop seeing Muslims only as victims". The Guardian. 16 May 2016. Diakses tanggal 1 December 2016.
- ↑ "Ayaan Hirsi Ali's 'Heretic'". The New York Times. 1 April 2015. Diakses tanggal 1 December 2016.
- ↑ "TOP 25 QUOTES BY AYAAN HIRSI ALI (of 99)". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ "Women Quotes (8644 quotes)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ "Ayaan Hirsi Ali Quotes (Author of Infidel)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-10.