Avianti Armand
Tampilan
Avianti Armand lahir pada 12 Juli 1969. Ia adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karyanya berupa fiksi dan puisi yang dipublikasikan di beberapa media massa. Avianti Armand merupakan salah satu penerima Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa untuk kategori Puisi melalui karyanya, Perempuan yang Dihapus Namanya, pada tahun 2011[1] dan Museum Masa Kecil, pada tahun 2018. Selain menulis, dia juga berprofesi sebagai arsitek.[2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Cinta adalah tentang waktu. Tak baik bertemu orang yang tepat terlalu cepat atau terlambat.”[3]
- “Perjalanan itu, teman,” kata seseorang akhirnya, “akan memakan waktu satu hati saja.”[4]
- "Tapi Tuhan juga seperti punya jatah waktu yang boleh kita habiskan berdua. Sia-sia bertahan, sia-sia melawan."
- "Sesungguhnya, kita telah lama jadi penghuni "waktu", sementara rumah telah menjelma menjadi sekadar "ruang transit". Rumah kehilangan batas definitifnya dan menjadi sangat elastis. Kita punya ruang duduk di kafe-kafe berinternet, tidur di jalan-jalan dalam perjalanan pulang dan pergi ke kantor, menerima tamu di lobi-lobi hotel berbintang, makan malam di restoran-restoran yang berganti setiap kali."[5]
Daftar referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Pambudy, Ninuk Mardiana (2010). Pada suatu hari, ada ibu dan Radian: cerpen Kompas pilihan, 2009. Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-496-6.
- ↑ Armand, Avianti (2015). Perfect & Other Stories (Edisi 1st). Jakarta: Lontar. ISBN 978-602-9144-81-9.
- ↑ "Top 4 Avianti Armand Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-02.
- ↑ "A quote from Kereta Tidur". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-02.
- ↑ "1 Kata-kata Bijak dari Avianti Armand: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-12-02.