Lompat ke isi

Autumn Peltier

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Autumn Peltier (Wiikwemikoong, Manitoulin Island, 27 September 2004) is a world-renowned water-rights advocate and a leading global youth environmental activist. In April 2019, Peltier was appointed Chief Water Commissioner by the Anishinabek Nation and has spoken about the issue of contaminated water on Indigenous reserves in Canada at the United Nations. For her activism, Peltier was nominated for the International Children’s Peace Prize in 2017, 2018 and 2019. [1]

  • "I speak for the water because the water can’t speak for itself." "Saya berbicara untuk air, karena air tidak bisa berbicara untuk dirinya sendiri."
  • "Water is sacred. Water is life." "Air itu suci. Air adalah kehidupan."
  • "If you take care of the water, the water will take care of you." "Jika kamu menjaga air, maka air akan menjaga kamu."
  • "Our water is polluted, and our people are getting sick." "Air kami tercemar, dan masyarakat kami menjadi sakit."
  • "We can’t eat money or drink oil." "Kita tidak bisa memakan uang atau meminum minyak." [2]
  • "In my culture, my people believe that water is one of the most sacred elements. It's something we honour. It is a living organism. My people believe that when we're in the womb, we live in water for nine months and our mother carries us in the water. As a fetus, we learn our first two teachings: how to love the water and how to love our mother. As women, we're really connected to the water in a spiritual way. We believe that we're in ceremony for nine months when we carry a baby. Another way to look at it is that water is the lifeblood of Mother Earth, and Mother Earth is female." "Dalam budaya saya, masyarakat kami percaya bahwa air adalah salah satu unsur yang paling suci. Air adalah sesuatu yang kami hormati. Air adalah organisme hidup. Masyarakat kami percaya bahwa ketika kita berada di dalam rahim, kita hidup di dalam air selama sembilan bulan dan ibu kita mengandung kita di dalam air. Sebagai janin, kita mempelajari dua ajaran pertama kita: bagaimana mencintai air dan bagaimana mencintai ibu kita. Sebagai perempuan, kami memiliki keterhubungan yang sangat kuat dengan air secara spiritual. Kami percaya bahwa selama sembilan bulan saat mengandung bayi, kami sedang berada dalam sebuah upacara (ritual). Cara lain untuk memahaminya adalah bahwa air merupakan darah kehidupan dari Ibu Bumi, dan Ibu Bumi adalah perempuan."
  • "I'm very unhappy with the choices you made and broken promises to my people...I don't think he should have made that promise, because now I'm going to hold him accountable." "Saya sangat tidak bahagia dengan pilihan-pilihan yang telah Anda buat dan janji-janji yang dilanggar terhadap masyarakat saya… Saya tidak pikir dia seharusnya membuat janji itu, karena sekarang saya akan menuntut pertanggungjawabannya."[3]
  • "No one should have to worry if the water is clean or if they will run out of water. No child should grow up not knowing what clean water is." "Tidak seorang pun seharusnya harus khawatir apakah air itu bersih atau apakah mereka akan kehabisan air. Tidak ada anak yang seharusnya tumbuh besar tanpa mengetahui seperti apa air bersih itu." [4]
  • "It’s because for years and years our ancestors have passed on traditional oral knowledge that our water is alive, and our water has a spirit. Our first water teaching comes from within our own mother. We literally live in water for nine months, floating in that sacred water that gives us life." "Hal itu karena selama bertahun-tahun, bahkan berabad-abad, para leluhur kami telah mewariskan pengetahuan lisan tradisional bahwa air itu hidup dan air memiliki roh. Ajaran pertama kami tentang air berasal dari ibu kami sendiri. Secara harfiah, selama sembilan bulan kami hidup di dalam air, mengapung di air suci yang memberi kami kehidupan."
  • "Keep going, don’t look back, and if you have an idea, just do it; no one is going to wait for you or tell you what to do." "Teruslah melangkah, jangan menoleh ke belakang, dan jika kamu memiliki sebuah ide, lakukan saja; tidak ada yang akan menunggumu atau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan." [5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Autumn Peltier". thecanadianencyclopedia.ca (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-17.
  2. Republic, Studio. "Autumn Peltier: a long walk for First Nations' water rights". CIWEM (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-17.
  3. BornSeptember 27, Quick facts for kids Autumn Peltier; Nation, 2004Nationality Wiikwemkong First; advocacy, Canadian Occupation Activist for Indigenous rights Years active 2018-present Known for Water; Activism, Environmental; Commissioner, Indigenous rights Title Chief Water. "Autumn Peltier facts for kids". kids.kiddle.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-17. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  4. History, Pinecone Diaries: Canada's Stories & (2025-03-13). "Autumn Peltier: Canada's Fearless Water Warrior". Pinecone Diaries: Canada's Stories & History. Diakses tanggal 2025-12-17.
  5. Ballew, Christina (2022-05-07). "Autumn Peltier". Global Earth Repair Foundation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-17.