Assia Djebar
Tampilan
Assia Djebar (lahir 30 Juni 1936) adalah nama pena dari Fatima-Zohra Imalayen, seorang novelis, penerjemah dan pembuat film Aljazair. Kariernya sebagai novelis dimulai pada tahun 1957 dengan penerbitan novel , La Soif (Si Kenakalan). Kariernya sebagai novelis dimulai pada tahun 1957 dengan penerbitan novel pertamanya, La Soif (Si Kenakalan). [1][2] [3]

Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “small things comes in big packages." Artinya: “Hal-hal kecil datang dalam paket besar.”[4]
- “Since they weren't sleepy and nothing had been left unsaid, they began to read poetry to each other, taking turns like children and enjoying it. Bachir had a lovely voice, one that was already that of a man. He knew many poems by heart. He lovingly recited Victor Hugo, with warmth Rimbaud's Le bateau ivre, and poems written by young people going into battle; he then moved on to the poets of liberty - Rimbaud again, Eluard, and Desnos.” Artinya: "Karena mereka belum mengantuk dan belum ada yang terlewat, mereka mulai saling membaca puisi, bergantian seperti anak-anak dan menikmatinya. Bachir memiliki suara yang merdu, yang memang sudah seperti suara seorang pria. Ia hafal banyak puisi. Dengan penuh kasih ia membacakan Victor Hugo, Le bateau ivre karya Rimbaud, dan puisi-puisi yang ditulis oleh anak-anak muda yang pergi berperang; kemudian ia beralih ke para penyair kebebasan—Rimbaud lagi, Eluard, dan Desnos.”[4]
- “My father was a nobleman when he spoke his mother tongue, and a worker from the lowest class when he went over into French. Except” Artinya:"Ayah saya seorang bangsawan ketika ia berbicara dalam bahasa ibunya, dan seorang pekerja dari kelas bawah ketika ia beralih ke bahasa Prancis. Kecuali"[4]
- “Love, if I managed to write it down, would approach a critical point: there where lies the risk of exhuming buried cries, those of yesterday and as well as those of a hundred years ago. But my sole ambition in writing is constantly to travel to fresh pastures and replenish my water skins with an inexhaustible silence.” Artinya: Cinta, jika aku berhasil menuliskannya, akan mencapai titik kritis: di sanalah letak risiko menggali kembali tangisan yang terpendam, tangisan kemarin dan juga tangisan seratus tahun yang lalu. Namun, satu-satunya ambisiku dalam menulis adalah terus-menerus berkelana ke padang rumput yang segar dan mengisi kembali kantung airku dengan keheningan yang tak pernah habis.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Assia Djebar | Algerian Feminist Writer & Filmmaker | Britannica (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Assia Djebar: Perempuan Pejuang Kesetaraan dari Timur Tengah". Alif.ID - Berkeislamanan dalam Kebudayaan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Assia Djebar: Sastrawan Muslimah dan Pejuang Kesetaraan dari Timur - Tidar Islam". 2025-07-19. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ 4,0 4,1 4,2 4,3 "Assia Djebar Quotes (Author of Fantasia)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-05.