Lompat ke isi

Asma Jahangir

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Asma Jahangir atau Ashima Gilani Jahangir (27 Januari 1952 - 11 Februari 2018) adalah seorang pengacara, aktivis hak asasi manusia dan aktivis sosial asal Pakistan. Asma Jahangir dikenal karena kritiknya yang terus terang dan tegas terhadap institusi militer, sebuah hal yang membuatnya dihormati sekaligus dicemooh di Pakistan dan di seluruh dunia. Pada akhir 1960-an, ia memimpin protes melawan diktator militer di jalan-jalan, ditangkap dan disembur gas berkali-kali, namun ia tak pernah menyerah pada kekuasaan yang kejam dan terus menjalankan keyakinannya.[1][2]

  • "Everyone is entitled to a dignified life and no society can advance unless the individuals within it are free from fear and can at least enjoy basic political rights."[3]
    • "Setiap orang berhak atas kehidupan yang bermartabat dan tidak ada masyarakat yang dapat maju kecuali individu-individu di dalamnya bebas dari rasa takut dan setidaknya dapat menikmati hak-hak politik dasar."
  • “Strategy is what you must have. How else can you deal with madness?”[4]
    • “Strategi adalah hal yang harus kamu miliki. Bagaimana lagi kamu bisa menghadapi kegilaan?”
  • “It would be hypocrisy to be a judge and defend law I don’t believe in.”[4]
    • “Akan menjadi kemunafikan jika menjadi hakim dan membela hukum yang tidak saya yakini."
  • “Human rights are not a privilege. They are a right for everyone.”[5]
    • “Hak asasi manusia bukanlah suatu hak istimewa. Mereka adalah hak bagi setiap orang.”
  • “The only thing that can stop a bad law is a good activist.”[5]
    • “Satu-satunya hal yang bisa menghentikan undang-undang yang buruk adalah seorang aktivis yang baik.”
  • “Courage is not the absence of fear. It is the determination to move forward in spite of fear.”[5]
    • “Keberanian bukanlah ketiadaan rasa takut. Keberanian adalah tekad untuk melangkah maju meskipun merasa takut.”
  • “You cannot be a judge of humanity if you are not willing to stand against injustice.”[5]
    • “Anda tidak bisa menjadi hakim kemanusiaan jika Anda tidak bersedia melawan ketidakadilan.”
  • "When there is oppression and dictatorship, by not speaking out, we lose our dignity."[6]
    • "Ketika ada penindasan dan kediktatoran, dengan tidak bersuara, kita kehilangan martabat kita."
  • "I am certainly not a martyr kind of a person. I love my life. But if one has to, then there is nothing more nobler a cause that I can think of."[6]
    • Saya tentu bukan tipe orang yang suka menjadi martir. Saya mencintai hidup saya. Tapi jika harus melakukannya, maka tidak ada tujuan yang lebih mulia yang bisa saya pikirkan.
  • "The world has to have zero tolerance for naked dictatorship."[6]
    • "Dunia harus memiliki nol toleransi terhadap kediktatoran yang terang-terangan."

Refetensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Who is Asma Jahangir? Biography, Wiki, Age, Cause Of Death, Net Worth, Parents, Children, Siblings, Husband, Education, Career, Height, Weight, Twitter, Instagram & Some Quick Facts » The Educationist Hub" (dalam bahasa American English). 2025-09-29. Diakses tanggal 2025-12-02.
  2. "Asma Jahangir Biography | Pantheon". pantheon.world (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-02.
  3. "Asma Jahangir". Right Livelihood (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.
  4. 4,0 4,1 "Asma Jahangir - Martin Ennals Award Asma Jahangir". Martin Ennals Award (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.
  5. 5,0 5,1 5,2 5,3 Steele, Finnian (2025-05-31). "Asma Jahangir Quotes". Quote of the Day (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.
  6. 6,0 6,1 6,2 Krista (2020-12-26). "Top 74 Asma Jahangir Quotes". quotesstudy.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-02.